Test Footer


Breaking News
Showing posts with label anime. Show all posts
Showing posts with label anime. Show all posts

Thursday, 6 March 2014

Alur Cerita Naruto Chapter 663 - Sesungguhnya

duh kita ketinggalan lagi...
ya sudah kita lanjutkan dari chapter 663 aja lah..
walau tertinggal , sayayakin sobat magnetters sudah membaca ketertinggalan tersebut..
oke deh langsung aja 

Alur Naruto Chapter 663 - Sesungguhnya


Sakura dengan jutsu medisnya masih berusaha menyembuhkan naruto, sementara itu sasuke juga masih terkapar, tiba-tiba sakura diselimuti chakra kyuubi)

Sakura: inikan, chakra kyuubi… (sambil mengecek nadi naruto sembari menengadahkan telinganya di dada naruto)

Gaara : !

Sakura : tidak salah lagi, jantungnya telah berhenti berdetak…

Gaara : jangan mati semudah itu, naruto !!! (tidak ada suara detak jantung naruto lagi) 

Sakura : kenapa jutsu medisku tidak bekerja !! Kenapa ?

Gaara : itu karena madara telah mengekstraksi kyuubi dari tubuh naruto.

Sakura : karena itukah!!!?
Gaara : karena itulah kita berusaha kesini lebih cepat, madara yang melakukan ini, tapi masih ada cara lain untuk menyelamatkan dia.
Sakura : dimana?

Gaara : ke tempat hokage keempat… 

(Dalam ingatan gaara terlihat kyuubi memberi ide pada gaara)

Kyuubi : gaara aku ingin kau melakukan ini, kita dapat memanggilnya dan menyuruhnya juga…
 dia dapat menggunakan shunshin no jutsu, pergilah ke tempat hokage keempat, taruh dia dalam tubuhnya di tempatku, dan dia akan selamat!!! Setengah dariku telah tersegel, di tubuh dari hokage keempat, karena dia adalah ayahnya, hokage keempat minato! Sekarang apabila aku tidak ada di dalamnya itu tak akan terjadi… dan itu juga bukanlah masalah!! Shunshin no jutsu hanya dapat bekerja pada tempat yang didiami setengah chakraku yang masih tersegel.. bagaimanapun juga taruh dia ke tempat hokage keempat, ok gaara?

Gaara: kyuubi telah memberitahuku seperti itu, aku tahu jika tak ada jalan lain untuk menyelamatkan naruto!

Sakura: (bersiap menggunakan jutsu medisnya)

Gaara: masih adakah chakra di dalam tubuhmu?

Sakura: berapa lama kita sampai ke tempat hokage keempat? Tap-tap (sambil merapal jutsu medisnya) satu-satunya hal yang dapat kulakukan dengan sisa chakra yang sangat minim… (sambil membuka baju naruto, dan mengiris sedikit kulit dadanya, bersiap melakukan sesuatu, sakura lalu memasukkan keempat jari tangannya ke luka yang dibuat sakura di dada naruto dengan sebuah jutsu), baiklah!!!

Gaara: ???

(Scene terlihat sakura telah memegang jantung naruto)

Sakura: selama aku disini, aku tak akan membiarkanmu mati semudah ini!!!

Gaara: baiklah aku akan menambah kecepatan! (masih dengan pasir terbangnya dengan sakura dan naruto yang akan membawa naruto ke tempat hokage keempat)

Sakura: ya!!!

(Scene beralih ke tempat hokage kedua)

Tobirama: ghh… jika aku masih mampu, pada akhirnya… kirimi dia dengan jiwaku tepatnya dengan kinjutsu ku… tapi… sial madara!!! Ini bukan lagi masalah kecepatan… aku tak dapat menggerakkan seluruh tubuhku…

Karin: aku tidak dapat merasakan chakra sasuke lagi.. minggir kau bedebah!!! Aku akan pergi ke tempat sasuke (sambil mengeluarkan rantai chakra penyegel mirip seperti rantai penyegel kushina uzumaki)

Juugo: inikan???

Suigetsu: tidak diragukan lagi, Karin luar biasa!!!

(Scene memperlihatkan mokuton shin susenju terikat dengan rantai penyegel Karin)

Orochimaru: kekuatan yang sama seperti kushina uzumaki.. sekarang aku akhirnya mengerti…

(Scene terlihat zetsu spiral memegangi rantai segel Karin dan berusaha menghampiri Karin)

Zetsu Spiral: jangan meremehkanku!!! (sembari menghampiri Karin dan menghantamkah pukulan ke arah Karin hingga Karin terlihat terluka parah dibagian dadanya, tertembus oleh serangan zetsu spiral)

Karin: (sambil menggigit tangannya, berusaha menyembuhkan dirinya)

Zetsu Spiral: !!!

Suigetsu: tembakan ganda!!! (tiba-tiba muncul dan menyerang zetsu spiral)

Zetsu Spiral: tidak buruk…
Juugo: swing… (dengan tangan yang bertranformasi panjang, ia meraih Karin)

(Dengan tiba-tiba orochimaru memanjangkan lehernya, dan berusaha untuk menggigit bagian leher dari zetsu spiral, dan akhirnya zetsu spiral pun terkena gigitan dari orochimaru)

Zetsu Spiral: jutsu segel kah…!!! Aku tak dapat bergerak…
Suigetsu: hahaha, hampir saja!!! (sembari menjauh dari patung shin susenju zetsu spiral)

(Zetsu spiral pun terpental, hingga akhirnya ditangkap oleh tangan dari patung shin susenju)

Hiruzen: orochimaru… yang melakukan itu?

Pasukan Aliansi: wow….

Juugo: apa kau baik-baik saja, Karin?
Zetsu Spiral: meskipun dia dapat menjangkaunya, itu semua telah terlambat, baiklah!!!
Karin: sasuke!!! Aku tak dapat merasakan chakranya lagi!!!

(Madara terlihat merapal jutsu)

Karin: sekarang yang lebih penting adalah, ya…. 

(scene tiba-tiba memperlihatkan seseorang yang mirip rikudo sennin muncul di medan pertempuran, dan dia ternyata adalah madara)

Madara: sekarang, aku hanya kehilangan mata kiriku, jadi inikah kekuatan dari sage enam jalan? (scene terlihat madara telah menjadi seperti rikudo sennin)

(Scene beralih ke tempat naruto)

(Terlihat sakura member nafas buatan pada naruto, sakura pun masih memegangi jantung naruto)
(teringat naruto dalam ingatan sakura)

Naruto: ingat ini!!! Aku adalah ninja super dan suatu hari aku akan menjadi hokage! Namaku adalah uzumaki naruto!!! Aku akan menjadi hokage.. dan melampaui generasi hokage sebelumnya…
Sakura: mimpi itu terdengar bodoh… sekarang… (sambil masih berusaha member nafas buatan pada naruto), aku tak akan membiarkanmu mati… aku tak akan… aku tak akan pernah membiarkanmu mati!!!
Gaara: itu dia, tepat di depan kita (melihat ketempat hokage keempat)

TERLIHAT BAYANGAN YANG MENCURIGAKAN MENGHAMPIRI SASUKE…!!!

























Bersambung ke naruto Chapter 664..
Read more ...

Saturday, 27 July 2013

Alur Cerita Naruto Chapter 632 - Ledakan

samabil nunggu chapter 641
saya akan post cerita naruto 1 hari dua kali (memposting yang telat) jadi pas peluncuran chapter 641 kita tidak akan tertinggal lagi..

Sasuke tiba di medan perang, dengan penyelesaian yang baru, mereka siap untuk pergi

Naruto: Ayo, Sasuke... Sakura-chan!
Sakura: Ok...
Sasuke: Yeah...

[Teman-teman Naruto yang lain merasa seperti berkumpul kembali]

Ino: Bukan kah ini seperti nostalgia? Shikamaru?
Shikamaru: Disamping itu, kita herus mengalahkan musuh di depan kita... jadi inilah satu-satunya cara... walaupun aku tidak ingin mengenalnya...
Choji: Sudah lama kita semua tidak bersama-sama... mengingatkanku ketika ujian Chuunin
Kiba: AKU YANG AKAN JADI HOKAGE!!! OY! APA KAU TIDAK DENGAR??
Shino: Kiba, tidak ada yang mendengar ocehanmu itu... hentikan lah... alasannya adalah ketika Sasuke mengatakan itu...
Hinata: Aku mendengarkanmu Kiba... semua orang ingin menjadi Hokage...

[Rookie 9, terkecuali Neji yang sudah mati, Lee dan Tenten sudah siap berbaris dan berkumpul untuk melawan musuh yang ada, disisi lain Juugo heran dengan Sasuke]

Juugo: (Sasuke, apa yang kau pikirkan sekarang?)

[Naruto berteriak untuk segera memulai serangan]

Naruto: OOOOOOKKK!!!!

[Tiba-tiba Hashirama menyuruh untuk menunggu sebentar]

Hashirama: TUNGGU!!
Salah satu ninja Shinobi Aliansi: Itu lagi!!

[Juubi melakukan serangan sebelumnya berupa Bijuudama yang extra besar]

Minato: Hokage sebelumnya! Bersiaplah!
Hiruzen: Aku tahu!
Tobirama: Mari kita lihat!

[Juubi menembakkan Bijuudama Extra Besar dan menghantam Barrier 4 formasi matahari merah, membuat ledakan yang sangat besar sehingga Barrier itu kempes dan mengecil]

[Barrier itu menghilang akibat Bijuudama, namun Barrier itu membentuk kembali]

Juubi: OOOHHH!!!! *mengaum*

Mifune: Juubi sialan, rasakan itu!
Salah satu Samurai: Barrier yang hebat, tidak membiarkan itu melewatinya!
Hashirama: Ini bukan Barrier yang mudah dibuat!

Naruto: Waaaah! Hokage pertama dan Hokage yang lainnya memang hebat!!
Sasuke: Dan itu memang bukan rumor!

[Kemudian, Hashirama melakukan jutsu bunshin]

Hashirama: Mokuton: Mokubunshin no Jutsu!

[Hashirama membuat 5 clone dan Clone Hashirama menyebar ke segala arah, lalu, clone Hashirama berlari ke 4 arah]

Hashirama: Aku akan membuat celah untuk bisa tembus Barrier itu untuk para shinobi bisa masuk...

[Mokuton Bunshin Hashirama sampai di kumpulan Shinobi di 4 arah di sekitar Barrier tersebut]

Hashirama: Ayo! Maju!!! Ikut denganku!!

[Semua ninja maju mengikuti bunshin Hashirama untuk masuk kedalam Barrier!

Hashirama: Kita masih bisa! Senpou: Myoujinmon Fuutou!

[Gerbang Shinto menghantam leher Juubi sehingga tidak bisa bergerak

Shinobi Aliansi: AYOOO!!!

[Dan pada akhirnya, Madara berhadapan dengan Hashirama]

Hashirama: Baiklah... aku akan jadi lawanmu... maaf membuatmu menunggu Madara
Madara: Tidak...

[Kemudian Madara malah duduk dengan santai]

Madara: Bunshin itu membosankan, aku menunggu untuk yang asli datang...

[Disamping itu, Hashirama yang memimpin pasukan, membuka celah dalam Barrier dan kemudian para shinobi aliansi memasuki Barrier]

Hashirama: Sekarang!
Naruto: Ayo!

[Semua ninja berlari masuk kedalam Barrier... lalu, Juubi mengembang dan dang mengeluarkan makhluk seperti dirinya berukuran kecil]

Hashirama: Mereka membelah diri, mereka tidak ingin kalian menuju tubuh utamanya!
Juubi: GOOWWWAA!!!
Naruto: Jangan takut!!!

[Naruto dan Sasuke mulai menghajar pecahan tubuh Juubi, dan Sakura mengingat masa lalunya]

Sakura: (Tepat pada saat ujian Chuunin, aku kira aku sudah menjadi Kunoichi yang bagus, aku selalu berjalan dibelakang Sasuke-kun dan Naruto, mereka selalu bertarung melindungiku... tapi aku benci itu... saatnya aku menunjukkan kemampuanku!)

[Sakura meninju pecahan tubuh kecil dari Juubi, namun Juubi bisa menahannya, kemudian, Sakura kembali mengingat masa lalunya lagi, Sakura mengingat bahwa ia berjanji kepada mereka bahwa suatu saat mereka akan berada dibelakang Sakura dan melihat punggungnya]

Sakura: (saat itu, aku berjanji... tapi Sasuke-kun dan Naruto selalu berada di depanku dan maju... aku kira bahwa pada akhirnya aku tidak bisa mencapai mereka... mereka terlalu hebat, aku mungkin bisa menyerah...

Sakura dalam flashbacknya: Ninja medis tidak boleh mati, jadi mereka tidak harus berada didepan yang lain...
Tsunade dalam flashback Sakura: Itu benar, tapi... itu bukan berarti bahwa kau tidak harus belajar untuk tidak bertarung, karena kau adalah muridku... akan ku turunkan kekuatan Sannin dan.... Sakura Haruno... kau adalah murid dari Hokage kelima...

[Tiba-tiba di dahi Sakura muncul tanda yang sama seperti Tsunade, yang berarti dia sudah menjadi seperti Tsunade sekarang]

Sakura: sekarang sudah terisi... aku sekrang bisa mengeluarkannya...

[Sakura sekarang sudah bisa mengeluarkan tanda dahi yang berarti dia memiliki kekuatan Sannin atau kekuatan Tsunade... kemudian dia meninju dan membuat tubuh kecil Juubi terpental]

[Naruto melihat kepada Sakura, dan ternyata Pukulan Sakura telalu kuat sama seperti Tsunade membuat tubuh kecil Juubi menabrak tubuh-tubuh kecil yang lainnya... kemudian Sakura melompat]

Sakura: Kampret! Rasakan ini!!!

[Sakura meninju tanah dan menghasilkan ledakan hebat]

[Melihat itu, Naruto merasa ketakutan]

Naruto: (Aku tidak akan, tidak akan pernah mengganggu Sakura lagi... atau dia akan menghancurkanku!!!)
Sasuke: Heh...
Hashirama: Hebat sekali!!! Itu bisa lebih buruk dari Tsunade!
Shizune: Dia sudah menyimpan Chakranya pada satu titik selama tidak tahun... itu merupakan pendendalian chakra yang sangat tepa... bahkan aku tidak bisa melakukan Hyakugou no Jutsu)
Sakura: Aku juga tidak perlu menggunakan itu untuk terlihat muda!!

[Sakura Malah terkepung oleh Juubi dalam ukuran kecil, namun Sasuke dan Naruto cepat tangkap menolong Sakura)

Sasuke: Enton: Kagutsuchi!
Naruto dalam mode Kyuubi: Fuuton: Rasen Shuriken

[Perpaduan Rasenshuriken dan Amaterasu menghajar semua Juubi dalam tubuh kecil, dan Sasuke serta Naruto berada disamping Sakura]

Sakura: Sasuke-kun!
Naruto: uhm... aku juga disini Sakura-chan...
Sasuke: Jangan menghalangiku Naruto!!!
Sakura: Yeah, jika kau sibuk bertarung, aku bisa mengambil kursi Hokage..
Naruto: Sakura-chan juga?
Sakura: Sekarang, mari kita jaga belakang kita masing masin... (Tsunade-sama, seperti aku bisa menggapai mereka)

~Ledakan~
bersambung ke chapter 633
Foto: Alur Cerita Naruto Chapter 632
Judul :  Ledakan

Translated by: Admin Z
http://www.facebook.com/NinjaGuildOnline

Visit : http://www.blewaah.blogspot.com/
Tempatnya Nonton Online Naruto Shippuden

~Sasuke tiba di medan perang, dengan penyelesaian yang baru, mereka siap untuk pergi~

Naruto: Ayo, Sasuke... Sakura-chan!
Sakura: Ok...
Sasuke: Yeah...

[Teman-teman Naruto yang lain merasa seperti berkumpul kembali]

Ino: Bukan kah ini seperti nostalgia? Shikamaru?
Shikamaru: Disamping itu, kita herus mengalahkan musuh di depan kita... jadi inilah satu-satunya cara... walaupun aku tidak ingin mengenalnya...
Choji: Sudah lama kita semua tidak bersama-sama... mengingatkanku ketika ujian Chuunin
Kiba: AKU YANG AKAN JADI HOKAGE!!! OY! APA KAU TIDAK DENGAR??
Shino: Kiba, tidak ada yang mendengar ocehanmu itu... hentikan lah... alasannya adalah ketika Sasuke mengatakan itu...
Hinata: Aku mendengarkanmu Kiba... semua orang ingin menjadi Hokage...

[Rookie 9, terkecuali Neji yang sudah mati, Lee dan Tenten sudah siap berbaris dan berkumpul untuk melawan musuh yang ada, disisi lain Juugo heran dengan Sasuke]

Juugo: (Sasuke, apa yang kau pikirkan sekarang?)

[Naruto berteriak untuk segera memulai serangan]

Naruto: OOOOOOKKK!!!!

[Tiba-tiba Hashirama menyuruh untuk menunggu sebentar]

Hashirama: TUNGGU!!
Salah satu ninja Shinobi Aliansi: Itu lagi!!

[Juubi melakukan serangan sebelumnya berupa Bijuudama yang extra besar]

Minato: Hokage sebelumnya! Bersiaplah!
Hiruzen: Aku tahu!
Tobirama: Mari kita lihat!

[Juubi menembakkan Bijuudama Extra Besar dan menghantam Barrier 4 formasi matahari merah, membuat ledakan yang sangat besar sehingga Barrier itu kempes dan mengecil]

[Barrier itu menghilang akibat Bijuudama, namun Barrier itu membentuk kembali]

Juubi: OOOHHH!!!! *mengaum*

Mifune: Juubi sialan, rasakan itu!
Salah satu Samurai: Barrier yang hebat, tidak membiarkan itu melewatinya!
Hashirama: Ini bukan Barrier yang mudah dibuat!

Naruto: Waaaah! Hokage pertama dan Hokage yang lainnya memang hebat!!
Sasuke: Dan itu memang bukan rumor!

[Kemudian, Hashirama melakukan jutsu bunshin]

Hashirama: Mokuton: Mokubunshin no Jutsu!

[Hashirama membuat 5 clone dan Clone Hashirama menyebar ke segala arah, lalu, clone Hashirama berlari ke 4 arah]

Hashirama: Aku akan membuat celah untuk bisa tembus Barrier itu untuk para shinobi bisa masuk... 

[Mokuton Bunshin Hashirama sampai di kumpulan Shinobi di 4 arah di sekitar Barrier tersebut]

Hashirama: Ayo! Maju!!! Ikut denganku!!

[Semua ninja maju mengikuti bunshin Hashirama untuk masuk kedalam Barrier!

Hashirama: Kita masih bisa! Senpou: Myoujinmon Fuutou!

[Gerbang Shinto menghantam leher Juubi sehingga tidak bisa bergerak

Shinobi Aliansi: AYOOO!!!

[Dan pada akhirnya, Madara berhadapan dengan Hashirama]

Hashirama: Baiklah... aku akan jadi lawanmu... maaf membuatmu menunggu Madara
Madara: Tidak... 

[Kemudian Madara malah duduk dengan santai]

Madara: Bunshin itu membosankan, aku menunggu untuk yang asli datang...

[Disamping itu, Hashirama yang memimpin pasukan, membuka celah dalam Barrier dan kemudian para shinobi aliansi memasuki Barrier]

Hashirama: Sekarang!
Naruto: Ayo!

[Semua ninja berlari masuk kedalam Barrier... lalu, Juubi mengembang dan dang mengeluarkan makhluk seperti dirinya berukuran kecil]

Hashirama: Mereka membelah diri, mereka tidak ingin kalian menuju tubuh utamanya!
Juubi: GOOWWWAA!!!
Naruto: Jangan takut!!!

[Naruto dan Sasuke mulai menghajar pecahan tubuh Juubi, dan Sakura mengingat masa lalunya]

Sakura: (Tepat pada saat ujian Chuunin, aku kira aku sudah menjadi Kunoichi yang bagus, aku selalu berjalan dibelakang Sasuke-kun dan Naruto, mereka selalu bertarung melindungiku... tapi aku benci itu... saatnya aku menunjukkan kemampuanku!)

[Sakura meninju pecahan tubuh kecil dari Juubi, namun Juubi bisa menahannya, kemudian, Sakura kembali mengingat masa lalunya lagi, Sakura mengingat bahwa ia berjanji kepada mereka bahwa suatu saat mereka akan berada dibelakang Sakura dan melihat punggungnya]

Sakura: (saat itu, aku berjanji... tapi Sasuke-kun dan Naruto selalu berada di depanku dan maju... aku kira bahwa pada akhirnya aku tidak bisa mencapai mereka... mereka terlalu hebat, aku mungkin bisa menyerah...

Sakura dalam flashbacknya: Ninja medis tidak boleh mati, jadi mereka tidak harus berada didepan yang lain...
Tsunade dalam flashback Sakura: Itu benar, tapi... itu bukan berarti bahwa kau tidak harus belajar untuk tidak bertarung, karena kau adalah muridku... akan ku turunkan kekuatan Sannin dan.... Sakura Haruno... kau adalah murid dari Hokage kelima...

[Tiba-tiba di dahi Sakura muncul tanda yang sama seperti Tsunade, yang berarti dia sudah menjadi seperti Tsunade sekarang]

Sakura: sekarang sudah terisi... aku sekrang bisa mengeluarkannya...

[Sakura sekarang sudah bisa mengeluarkan tanda dahi yang berarti dia memiliki kekuatan Sannin atau kekuatan Tsunade... kemudian dia meninju dan membuat tubuh kecil Juubi terpental]

[Naruto melihat kepada Sakura, dan ternyata Pukulan Sakura telalu kuat sama seperti Tsunade membuat tubuh kecil Juubi menabrak tubuh-tubuh kecil yang lainnya... kemudian Sakura melompat]

Sakura: Kampret! Rasakan ini!!!

[Sakura meninju tanah dan menghasilkan ledakan hebat]

[Melihat itu, Naruto merasa ketakutan]

Naruto: (Aku tidak akan, tidak akan pernah mengganggu Sakura lagi... atau dia akan menghancurkanku!!!)
Sasuke: Heh...
Hashirama: Hebat sekali!!! Itu bisa lebih buruk dari Tsunade!
Shizune: Dia sudah menyimpan Chakranya pada satu titik selama tidak tahun... itu merupakan pendendalian chakra yang sangat tepa... bahkan aku tidak bisa melakukan Hyakugou no Jutsu)
Sakura: Aku juga tidak perlu menggunakan itu untuk terlihat muda!!

[Sakura Malah terkepung oleh Juubi dalam ukuran kecil, namun Sasuke dan Naruto cepat tangkap menolong Sakura)

Sasuke: Enton: Kagutsuchi!
Naruto dalam mode Kyuubi: Fuuton: Rasen Shuriken

[Perpaduan Rasenshuriken dan Amaterasu menghajar semua Juubi dalam tubuh kecil, dan Sasuke serta Naruto berada disamping Sakura]

Sakura: Sasuke-kun!
Naruto: uhm... aku juga disini Sakura-chan...
Sasuke: Jangan menghalangiku Naruto!!!
Sakura: Yeah, jika kau sibuk bertarung, aku bisa mengambil kursi Hokage..
Naruto: Sakura-chan juga?
Sakura: Sekarang, mari kita jaga belakang kita masing masin... (Tsunade-sama, seperti aku bisa menggapai mereka)

~Ledakan~
bersambung ke chapter 633
Read more ...

Alur cerita naruto 631 - Team 7

~Minato telah datang! ~

Sakura: Siapa dia?

[Sakura bingung dengan orang yang tiba-tiba datang memindahkan Bijuudama dari Juubi, dan Bijuudama itu dipindahkan oleh Minato ke daerah laut]

Minato: Aku Minato Namikaze, bersiap-siaplah untuk sebuah ledakan!

[Sakura masih bingung]

[Tiba-tiba ledakan akibat Bijuudama yang dipindahkan kelaut, gelombangnya sampai ke medan perang]

Sakura: Tadi itu apa?
Minato: Aku memindahkan serangan kyuubi ke laut

[Semua orang kaget dengan gelombang besar yang menghantam medan perang akibat dari Bijuudama Juubi, tetapi Minato masih mengira itu milik Kyuubi]

[Minato menoleh ke Sakura dan Naruto]

Sakura: (matanya... itu Edo Tensei...) Kau adalah--
Minato: Tidak apa-apa... aku berada disisimu... terima kasih telah memulihkan Naruto.. apa kau pacarnya?
Naruto: Uuuhhmmm.. hmmm.. ya! Kurang lebihnya begitu...

[Naruto membuat Sakura kesal dan meng-headbutt Naruto]

Sakura: Diamlah!!! Simpan tenagamu!!!
Naruto: AAWWW!!!
Sakura: Ouucch... bukannya aku menyembuhkanmu, malah kau membuatku sakit... aku akan menambahkan kecepatan memulihkanku...

[Melihat aksi Sakura, Minato mengingat wajah Kushina, membuatnya menyengir aneh]

Minato: (gadis ini mengingatkanku... pada kushina...) jagalah baik-baik anakku...
Sakura: Tiba-tiba saja, kau seperti tau semua ini...
Minato: Aku merasakannya ketika aku masih mode Kyuubi... yang lainnya juga akan datang...

[Semua Shinobi bingung dengan "yang lain" yang dimaksud oleh Naruto]


[Pada akhirnya, Semua Hokage yang di Edo Tensei oleh Orochimaru telah datang ke medan perang]

Hiruzen: Kau selalu cepat Minato...
Tobirama: Yondaime, Shunshinmu lebih baik dariku...
Hashirama: Ok... bisa kita mulai!

[Kedatangan para Kage membuat Sakura kaget]

Sakura: Hokage ketiga??? dan itu...
Salah satu ninja dari klan Akimichi: Hokage pertama, hokage kedua dan bahkan Minato
Salah satu ninja dari klan Nara: Oh... jadi Hokage keempat yang menghentikan serangan... siapa yang memunculkan mereka?
Hiruzen: Orochimaru yang melakukannya... kita harus menghentikan perang ini...
Naruto: Yang lainnya juga datang... walaupun mereka agak telat...

[Sakura juga bingung dengan "yang lain"]

[Tiba-tiba Madara teriak kegirangan akan kedatangan Hashirama, begitu juga Hashirama dan mereka saling tunjuk]

Madara: Aku dari tadi menunggumu Hashiramaaaaaaah!!!
Hashirama: Aku akan mengurusmu nanti!!! Aku akan menghentikan Juubi terlebih dahulu!!
Madara: Heh... kau ini masih seperti dulu.. aku memang tidak bisa bersamu...

[Juubi kembali mengamuk atas perintah Madara]

Juubi: GGGUUAAAHHH!!!
Hashirama: Gagah sekali...
Minato: Naruto.. kau istirahat saja dulu... temanmu juga akan datang... dan dia ada di sisi kami...

[Minato menoleh ke Juubi dan menatap Juubi dengan Serius...]

Kyuubi: Minato.. Ini...

[Kyuubi seperti was-was akan Minato, dan Naruto tiba-tiba teringat Sasuke]

Hashirama: Para Hokage!!! Ayo!!!

[Sebelum menyerang, Minato mengaktifkan mode Kyuubi miliknya sendiri]

Minato: Hokage kedua, ketiga majulah dibelakangku...
Sakura: Eehh??!! (Itu sama seperti Naruto!!)
Kurama: Jadi Minato juga punya...
Naruto: Lihat kan? Ayahku itu hebat!!
Kurama: Aku tahu dia itu lebih baik darimu, dia yang menunjukkan segel itu padaku...

[Hokage Kedua, Ketiga dan Minato sedang membuat preparasi]

Hiruzen: Apa kau sudah dengan menandainya?
Minato: Sudah...
Tobirama: Kau ini memang cepat dalam melakukan sesuatu...

[Minato sudah menancapkan beberapa kunainya di sembarang tempat, dan tiba-tiba mereka menghilang]

Sakura: Mereka menghilang!!??

[Para Hokage selain Hashirama muncul di kunai yang sudah tertancap di sembarang tempat dan melakukan segel tangan]

Hashirama: Ayo! Ninpou Shisekiyoujin (Formasi dari 4 matahari), dan aku juga akan menambahkan ini... Senpou: Mokujinmon

[Hashirama dengan mengaktifkan mode Sagenya melakukan Jutsu dengan memunculkan gerbang shinto dari langit, dan gerbang-gerbang Shinto itu menancap di setiap ekor Juubi]

[Juga, formasi 4 matahari adalah jutsu barrier/penahan, para Hokage membentuk barisan Kubus dan mengurung Juubi]

Lee: Barrier merah?
Guy: Itu lebih kuat dari Shishienjin, hanya 4 orang ber-level Kage yang bisa melakukannya...

Hashirama: Ini akan membuatmu kesulitan untuk bergerak...

[Dan Akhirnya, Sasuke cs sudah sampai di medan perang membuat Sakura shock]

Naruto: Kau telat Sasuke...
Sakura: Sasuke-kun?

[Sasuke menoleh ke Sakura]

Sasuke: Sakura...
Sakura: Sa-Sasuke-kun? (Eh? Mengapa?)

[Kedatangan Sasuke membuat teman-teman lamanya menjadi heran, dan kawan lamanya langsung menghampirinya]

Ino: Eh... Sa.. Sasuke-kun??!!
Shikamaru: Hey Ino berhenti! Dia musuh kita!
Choji: Ino, jangan dekat-dekat dengannya!
Sasuke: Kau ini berisik, seperti biasa...
Kiba: Kenapa kau kemari dasar brengsek...
Sakura: Kenapa kau kemari?
Sasuke: Banyak hal terjadi... aku memutuskan untuk melindungi desa... dan.. menjadi Hokage...

[Semua orang langsung kaget dan bereaksi aneh]

Sakura: EEEEEEEEEHHH??
Kiba: yang benar saja... Yang sudah lama jadi nukenin, tiba-tiba datang, dan buat lelucon.. apa kau mengerti apa Hokage itu...

[Kiba langsung marah-marah]

Shikmara: Aku tidak tahu apa yang terjadi... tapi, itu tidak mungkin... apa kau berpikir...
Shino: Apa kau berpikir kau bisa menghapus apa yang telah kau lakukan selama ini?
Sasuke: Ya, aku tahu aku tidak bisa.. tapi aku tidak peduli apa yang kau pikirkan tentangku... Para kage menciptakan situasi ini... aku akan menjadi Hokage dan merubah desa...

[Naruto mengingat apa yang dikatakan oleh Itachi]

Itachi di dalam ingatan Naruto: Bukannya orang yang akan menjadi Hokage akan diketahui oleh banyak orang.. tapi orang yang diketahui banyak oranglah yang menjadi hokage... aku titip Sasuke padamu...
Naruto: (tinggalkan saja padaku...)

[Naruto bangun dan mendatangi Sasuke]

Naruto: Akulah yang akan menjadi Hokage...
Hashirama: Aku senang banyak sekali yang kandidat Hokage, tapi kau ini menganggap mudah... persiapkan chakramu, kita harus mengalahkannya dengan kekuatan yang digabung...
Naruto: Terima kasih sudah memulihkanku Sakura, kau bisa istirahat sekarang... ayo Sasuke...

[Sasuke dan Naruto pergi ke depan barrier merah milik para Hokage, namun Sakura menyusul mereka]

Sakura: Kau pikir aku hanyalah wanita lemah yang tidak bisa bersaing dengan kalian.. Nona Tsunade melatih muridnya sama seperti Sannin yang lain...
Naruto: Sakura-chan
Sakura: Aku juga sudah selesai, aku menyimpan beberapa chakraku dan akan menggunakan kekuatanku segera... Aku juga member dari team 7 dan murid dari para Sannin

[Naruto tersenyum]

Naruto: Baguslah!!! Team 7 bangkit kembali!!!

Bersambung chapter 632.
Read more ...

Thursday, 25 July 2013

Alur Cerita Naruto Chapter 630 - Sesuatu yang Bisa Menutup Lubang



Versi Teks Naruto Chapter 630
Read more ...

Alur Cerita Naruto Chapter 629 - Lubang Angin

nih admin update,, sampe ngejar yang paling terbaru,,,


Badai melanda medan pertempuran. Apa yang Juubi lakukan telah menciptakan bencana yang luar biasa. Petir menyambar-nyambar, dan ledakkan yang tercipta tak ubahnya seperti ledakan bom atom. Gunung-gunung, buki-bukit, hancur menjadi serpihan kerikil.

"Aku yakin ini sudah cukup untuk membersihkan mereka." ucap Madara yang berlindung di balik Susano'onya. Namun ketika suasana kembali normal, Madara kaget. Meski tampak kesakitan, para shinobi masih bisa bertahan. Chakra yang Naruto berikan tetap melindungi mereka.

"Naruto... melindungi kita lagi..." ucap Chouji dalam hati. Kemudian dari yang rebah akibat serangan tadi, para shnobi kembali berdiri. "Naruto-kun..." Hinata khawatir.


Kening Naruto berdarah, lengan pakaiannya sudah tak utuh lagi akibat menahan serangan, dan ia mulai kehabisan nafas. Tapi, Naruto tetap bersemangat, "Seranganmu tak mempan!!" ucapnya sambil menatap tajam ke arah Madara.

Bersama dengan Naruto, tampak semangat dari bijuu-bijuu yang ada. Dan dalam dirinya, tampak tekad dari sang legenda, Rikudo Sennin. Dengan itu semua, Naruto tak takut untuk menghadapi Madara yang berada di depannya, berdiri di atas monster terkuat, Juubi.

"Groooarrr!!!!" Juubi berteriak dan mencakupkan tangannya. Dan perlahan, tubuh kurusnya menjadi berisi, semakin bersisi. Otot-ototnya membesar, tampak kalau Juubi akan kembali berevolusi, menuju wujudnya yang semakin sempurna.

"Uukhhh..." ternyata semangat dan tekad saja tak cukup. Naruto tampak sudah tak tahan lagi dan kemudian terjatuh. Dan bersamaan dengan itu, chakra-chakra yang menyelimuti para shinobi menghilang.

"Chakranya...
menghilang..." ucap salah satu shinobi.

"Memang hanya sampai sejauh inilah yang bisa kau lakukan." ucap Madara. "Aku sudah menemukan hal lain yang lebih menarik. Jadi, aku akan segera mengakhirimu."

Saaattt!!! Para shinobi tak membiarkan Madara menyerang. Mereka bersama-sama membentuk suatu barisan, berdiri di depan Naruto, melindunginya. Kini adalah giliran mereka, giliran mereka untuk melindungi Naruto. "Semuanya!! Ayo gabungkan kekuatan kita!!" ucap Hinata.

"Naruto, aku akan menyembuhkanmu." Sakura berada di belakang Naruto dan hendak menyembuhkannya. "Kalian semua..." Naruto senang bisa punya teman-teman seperti mereka.

----- Naruto Chapter 629 -----

Sementara itu, Kakashi dan Obito telah sampai di dimensi lain. Obito terjatuh, sementara Kakashi mampu mendarat dengan baik dan langsung menyerang dengan Raikiri. Namun sesaat sebelum serangan Kakashi mengenai wajah Obito, Kakashi malah berhenti.

"Heh... masih tidak tega ya." ucap Obito. "Sejauh ini, kau punya banyak peluang untuk menghabisiku. Tapi... aku terkejut kau menunjukkan rasa belas kasihan terhadap musuh di hadapanmu." lanjutnya. Seingat Obito, Kakashi adalah orang kejam yang bahkan tega membunuh Rin, rekannya sendiri.

Kakashi terdiam.

"Ada apa? Apa kau merasa bersalah?" ucap Obito lagi. "Bersalah karena tak mampu menepati janjimu... apa kau ingin mengubahku?"

"Obito... ayo kita sudahi ini." ucap Kakashi. "Mimpimu adalah untuk menjadi hokage, dan mimpi Naruto juga seperti itu. Naruto mengatakan hal yang sama dengan apa yang kau katakan di masa lalu."

Kakashi masih berharap kalau Obito bisa kembali. "Secara tak sadar, kau melengkapi Naruto dan dirimu sendiri. Kau mencoba untuk mendengarkan Naruto seolah itu adalah dirimu sendiri. Apa kau yakin kalau dirimu di masa lalu tak akan menyesali apa yang kau lakukan sekarang? Aku yakin kau bisa mengerti perasaan Naruto. Kau masih bisa kembali, untuk menjadi seperti dirimu di masa lalu..."

"Hahaha." Obito malah tertawa.
"Justru karena aku mengeri perasaan Naruto lah, maka aku ingin mendengar semua yang dia pikirkan dan kemudian membantahnya!!"

"Obito..."

"Dan akan kukatakan satu hal padamu. Adalah hal bodoh kalau kau merasa bersalah padaku. Kalau kau berpikir aku memulai perang ini hanya karena kau dan Rin, kau salah!!"

Obito bangun, sengaja menancapkan Raikiri Kakashi ke dirinya sendiri. "Aku tahu semuanya." ucap Obito, dengan tubuh yang kini telah ditusuk oleh Kakashi. Dan perasaan itu, kakashi mengingatnya... Perasaan seperti saat tangannya menembus tubuh Rin dulu...

"Aku juga tahu kalau Rin memilih sendiri untuk mati... dengan tertusuk oleh Raikirimu. Saat itu, Rin telah diculik oleh Kirigakure dan dijadikan sebagai jinchuriki Sanbi. Kau berhasil menyelamatkannya, tapi itu juga merupakan rencana Kirigakure. Mereka bahkan berpura-pura untuk mengejarmu agar kalian segera lari menuju desa. Mereka memang ingin agar Rin ke desa, dan kemudian melepaskan Sanbi di sana. Jadi, desa akan diserang. Rin mengetahui hal itu, jadi saat kau hendak menyerang musuh dengan Raikirimu, dengan cepat ia bergerak menuju seranganmu. Dia memutuskan untuk mati di tangan orang yang dicintainya. Demi melindungi desa."

"!!" Kakashi teringat akan saat-saat itu. Saat dalam pelariannya, bersama dengan Rin, perempuan itu sudah meminta padanya. "Kakashi, bunuh aku!! Mereka hanya ingin memaanfaatku, mungkin aku akan menyerang desa!!"

"Tapi aku sudah berjanji pada Obito kalau aku akan melindungimu. Tak mungkin aku melakukan hal itu. Pasti masih ada jalan lain..." ucap Kakashi. saat itu

"Huh, tapi apapun itu, tetap saja kau tak bisa melindungi Rin." ucap Obito. "Di dalam pikiranku, Rin belum mati, jadi yang mati itu hanyalah palsu. Rin hanya akan menjadi Rin kalau dia masih hidup. Sistem yang menciptakan semua ini... desa... shinobi... inilah yang membuatku kehilangan harapan. Dunia ini... dunia yang palsu ini..."

"Naruto mengatakan kalau... tak memiliki teman di hatimu adalah hal yang paling menyakitkan." Kakashi menarik tangannya. "Aku memberi tahunya kata-katamu. Kau sama seperti Naruto. Dan kupikir kau masih..."

"Lihat!!" Obito menunjukkan bekas serangan Kakashi tadi. Serangan Kakashi meninggalkan lubang besar di dadanya. Dan secara mengejutkan, tak ada apapun di sana. kosong. "Tak ada apapun di dalam hatiku!! Tapi, aku tak merasakan rasa sakit sama sekali!! Kau tak perlu merasa bersalah, Kakashi!!! Lubang ini tercipta oleh neraka dunia ini!!"

Bersambung ke Naruto Chapter 630
Read more ...

Alur cerita Naruto chapter 628 - Disini dan seterusnya

Read more ...

Tuesday, 23 April 2013

naruto 309 subtitle indonesia

naruto 309 subtitle indonesia




download

Read more ...

Naruto chapter 627 - Jawaban Sasuke

hai sobat magnetters ,,,duh saya mnta maaf banget atas keterlambatannya,,,, saya sibuk dengan sekolah,,, skalia lagi maaf soalnya dah hampir satu bulan nich ga ketemu kalian,,,
oke langsung saja buat yang kangen cerita naruto nich saya kasih,,,,,,,,

..................................................

[Hashirama sudah menyelesaikan ceritanya]

Sasuke: Shinobi adalah orang-orang yang bertahan untuk mencapai tujuannya...

Hashirama: Tujuanku dulu adalah membangun desa, dan Madara telah menemukan sesuatu yang lain, seperti yang Orochimaru katakan tadi, aku tak yakin apa yang benar-benar maksud Madara dengan mengatakan ia hidup kembali adalah untuk menghapus manusia dari muka bumi

Sasuke: Mugen Tsukuyomi.. desa-desa, para shinobi, negara, masyarakat, tidak ada bedanya... semuanya akan masuk kedalam genjutsunya, dan dia akan mengendalikannya sesuai yang ia mau... Apa yang kakakku, adik Madara dan kau coba lindungi, akan sia-sia...
[Semuanya terkaget]

Sasuke: Kakakku adalah salah satu orang yang mengikuti tekadmu
Hashirama, meskipun belum mendengarnya darimu... dia bertahan lebih jauh darimu, dan dia bangga menjadi Shinobi Konoha... ironinya, disaat akhir, Shinobi yang sangat mengerti dirimu adalah seorang Uchiha...\

Tobirama: Bukan hanya kakakmu, bahkan diseluruh anak buahku ada orang seperti dia, Uchiha Kagami...

Sasuke: Hokage Kedua, bukannya kau membenci Uchiha?

Tobirama: Tidak begitu, aku beranggapan bahwa kita harus hati-hati kepada klan yang bisa berbahaya kepada desa, klan Uchiha tidak salah lagi... tapi itu benar, mereka semua sangat patuh, bahkan masih banyak lagi orang yang seperti kakakmu dan Uchiha Kagami, yang berhasil melewati "batasan clan" dan berbuat banyak pada desa... kakakku mengira bahwa desa adalah sesuatu yang bisa menghancurkan batasan desa tersebut... dan pada akhirnya, itu tidak begitu mudah... kakakku terlalu lembut, dan Madara Uchiha terlalu berbahaya... peranku sebagai Hokage kedua adalah menjadi penengah mereka selagi aku melindungi dan membantu desa...

Hiruzen: Uchiha Kagami adalah ayah dari Uchiha Shisui, dia adalah teman kakakmu... seperti aku, banyak orang yang mengikuti tekad api dari Hokage pertama... tapi mungkin aku ini terlalu sabar, aku tidak bisa melanjutkan kerja Hokage kedua dengan baik... dengan alasan itu, aku biarkan Danzou mengurus kegelapan desa...
Sasuke: Aku membunuh Danzou untuk balas dendam, meskipun pada akhirnya dia menyatakan dia akan melakukan apa saja untuk melindungi desa...
[Hiruzen diam dan terlihat murung]

Hiruzen: Sepertinya semua yang aku lakukan sebagai Hokage adalah melakukan kesalahan... semua yang sedang terjadi saat ini adalah diluar tanggung jawabku...
[Minato kaget]

Minato: Itu bukan salahmu! kau melakukan semua yang kau bisa untuk melindungi desa... aku mati ketika Kyuubi menyerang desa... kau memberikanku pengharapan yang tinggi sebagai Hokage, namun aku terlalu cepat untuk mereka...

Orochimaru: Dia [Minato] bahkan membuatku untuk memilihnya, semua orang mengira itu adalah sebuah belas kasih...

Suigetsu: Tuan Orochimaru? Apa.. kau merajuk?

Orochimaru: Fufufu, mumpung kita ada di depan Hokage Ketiga...

Minato: Jika aku masih hidup, mungkin aku akan menyelesaikan kudeta Uchiha dengan cara yang berbeda...

Orochimaru: [Dengan memegang pundak Sasuke] Jadi Sasuke, apa yang akan kau lakukan? Menghancurkan desa... atau...
[Sasuke sejenak berfikir dan mengingat masa lalu dengan Itachi]

(Aku selalu berbohong kepadamu untuk memaafkanku, aku terus mendorongmu untuk menjauh dariku... aku tidak ingin melibatkanmu, tapi aku berfikir, bahwa kau satu-satunya yang mungkin bisa mengubah ayah kita, ibu kita dan Uchiha... jika saja aku menghadapimu sebagaimana mestinya dari awal, dan berbicara denganmu dengan sudut pandang yang sama... tapi aku gagal, meskipun sekarang aku memberitahukanmu, itu tidak akan sampai kepadamu... itu mengapa aku akan memberitahukanmu sebagian dari yang sesungguhnya... meskipun jika kau tidak pernah memaafkanku, tidak peduli apa yang kau lakukan sekarang, aku akan selalu mencintaimu - Itachi)
[Kata-kata itulah yang Sasuke ingat]

Sasuke: Aku akan pergi ke medan perang! aku tidak akan membiarkan desa ini dan kakakku menjadi sia-sia!
[Semua orang terkaget]

Hashirama: Baiklah! Tobirama! Siap terbang keluar! [dengan nada keras]

Tobirama: Kita tidak bisa menggunakan Hiraishin, kita diikat oleh Edo Tensei...

Hashirama: Orochimaru! Apa yang kau akan lakukan?!

Hiruzen: Bukankah kau berada disisi Sasuke?
[Orochimaru tersenyum]

Orochimaru: Tentu saja aku ikut!

Suigetsu: EEEHH!!?? [kaget] Ju-Juugo?

Juugo: Aku akan ikut, melindungi Sasuke adalah peranku...

Suigetsu: (empat zombie terkuat, dan tiga monster, jika aku terus

bersama mereka, aku bisa mati! aku harus cari jalan untuk kabur)

[Next scene: Mereka semua berada diatas patung wajah Hokage]

Hashirama: Woaah! Pemandangan yang me-nostalgia-kan!

Suigetsu: (Sekarang!)
[Suigetsu berlari kabur, namun Karin datang menghadang dengan menendang mukanya, membuat Suigetsu mencair!]

Karin: Aku tahu bahwa itu adalah Sasuke, sialan!!! aku merasakan Chakranya! Ku kira itu tidak mungkin, tapi lihat!!! [dengan nada keras dan marah]

Suigetsu: sudah... lah.. *batuk
[Mereka semua melihat ke arah Karin]

Orochimaru: Oh, salah satu experimen terbaikku...

Sasuke: Karin!

Karin: Aku tidak akan pernah memaafkanmu!!!

Sasuke: Maaf, Karin!

Karin: Dasar kampret, kau pikir kata itu bisa membuatku memaafkanmu iya kan? dasar! [Dengan nada yang aneh seperti mabuk cinta]

Orochimaru: Sasuke masih menjadi titik lemahmu...
[Karin mendekati Sasuke]

Karin: Kau tahu? Sasuke menusukku, dan... Hey! Tuan Orochimaru!! *Kaget

Orochimaru: Aku juga sama, sekarang aku berada di sisinya...

Hashirama: Siapa dia?

Tobirama: Berdasarkan Chakranya, dia dari klan Uzumaki.

Karin: Aku tidak tahan! ♥ [Dia menyandarkan diri ke Sasuke]

Suigetsu: (4 zombie terkuat, 3 monster dan satu idiot, Madara pasti kaget)

Hiruzen: Orochimaru, kenapa kau bekerjasama dengan Sasuke? Kau dulu hendak menghancurkan desa...

Orochimaru: Saat aku berada didalam tubuh Kabuto, aku menyadari yang ia lakukan adalah meniruku, adalah sebuah kesalahan... Sekarang aku hanya tertarik kepada Jalan berbeda Sasuke... Tidak seperti Kabuto, dia tidak mencoba meng-imitasiku...

Hashirama: Para Hokage! Dari atas batu wajah Hokage yang telah melihat kepada desa selama ini... lihat desa dari dekat!!!
[Hashirama sangat bersemangat, Minato mengajak Hokage tiga untuk terjun ke atas patuh wajah mereka masing-masing]

[Selagi melompat dan terjun]
Minato: Akhirnya aku bisa bertemu dengan anakku, untuk memperbaikku semua yang belum bisa aku lakukan sebagai ayah, aku akan membawakan hadiah besar untukmu!

Hiruzen: Pertarungan pertamaku sejak aku mati, aku harus fokus!

Tobirama: Madara! Aku akan mengalahkanmu!

Hashirama: Aku tahu ini sangat tidak berhati-hati... tapi aku penasaran untuk bertemu teman lamaku... Setiap era memiliki masa perangnya masing-masing, tapi ini menjadi perang yang terakhir...

[Semua Hokage mendarat diatas patung wajah Hokage]

Hashirama: Ayo!!

[Prajurit terkuat sudah siap!]
Read more ...

Naruto Chapter 626 - Hashirama dan Madara

Sebelumnya : Naruto Chapter 625

"Apa yang kau maksud dengan mimpi yang sesungguhnya!? Bukanlah mimpimu adalah menciptakan desa ini bersama?" ucap Hashirama. Kemudian Madara menjawab, "Kau tak bisa melihatnya. Apa yang ada di balik mimpi ini..." Madara mengaktifkan Eternal Mangekyou Sharingannya.

Sejenak Hashirama, masih bingung dan kemudian berkata, "Kalau begitu, apa mimpimu yang sebenarnya. Kalau itu ada hubungannya dengan desa ini, aku butuh bantuanmu untuk bisa mencapainya. Tentu saja, sebagai senior, dan juga... sebagai teman."

Naruto Chapter 626 - Hashirama dan Madara 2


"Tak ada hubungannya, dan kau tak akan pernah bisa mengerti!!" ucap Madara. "Percuma juga kalau kau ingin mengejarku. Kau tahu sendiri kan, tak ada yang bisa berdiri di belakangku!!"

Setelahnya Madara meninggalkan desa, meninggalkan tempat yang telah mereka capai dan bangun bersama. Di sisi lain, dunia mulai meniru sistem desa Konoha. Mengumpulkan klan shinobi untuk dijadikan aliansi, suatu desa. Mimpi Hashirama dan Madara dulu telah menjadi kenyataan. Anak-anak shinobi tak perlu bertarung lagi, hanya bermain dan belajar. Mereka bisa hidup lama, cukup sampai bisa merasakan bagaimana rasa alkohol.

Sementara itu, Madara malah seolah ingin menghancurkannya dan terus mencoba untuk menyerang Konoha. Tak mau membiarkannya begitu saja, tentu saja Hashirama terus melawan. Dan kemudian, terjadilah pertarungan hebat antara mereka. Ya, pertarungan saat itu akhirnya berlanjut.

"Choujou Kebutsu!!!" Hashirama menyerang dengan ribuan pukulan patung kayu raksasanya. Madara membalas dengan tembakkan bijuudama yang juga bertubi-tubi. Hingga pada satu titik, serangan Hashirama berhasil melepas lapisan Susano'o di tubuh kyuubi.

Kayu raksasa Hashirama lalu mencengkram tubuh Kyuubi, kemudian, "Kakuan Nitten Suishu!!!"

Kyuubi berhasil dijinakan, namun Madara masih tetap liar. Dengan mata Eternal Mangekyou Sharingannya, pertarungan terus berlanjut.

Sampai di bagian-bagian akhir, mereka akan melakukan serangan terakhir. "Kali ini, kau tak akan bisa mencapai sisi lain." ucap Madara. Mereka berdua melaju saling berhadap-hadapan, saling tebas, dan secara mengejutkan Hashirama terjatuh. Madara masih berdiri.

"Akulah yang masih berdiri, berbeda dari yang waktu itu." ucap Madara.

"Ukh... Aku akan tetap melindungi mimpi yang akhirnya bisa kita capai. Aku tak akan menyerah." ucap Hashirama.

"Kelihatannya kau sedikit prustasi, Hashirama. Kelihatannya kali ini kau tak akan bisa mengalahkanku." ucap Madara.

Hashirama teringat akan masa lalunya, masa kanak-kanaknya, saat pertama mengenal Madara sampai akhirnya desa berhasil dibangun. Dan secara mengejutkan, Hashirama sudah berada di belakang Madara dan menusuknya dari belakang.

Ternyata, Hashirama yang jatuh tadi hanyalah bunshin kayu. "Bunshin kayu... Bagaimana mungkin kau... menyerangku dari belakang?"

"Apapun yang terjadi, aku akan melindungi desaku. Aku tetap percaya kalau melindungi desa adalah cara terbaik untuk melindungi orang-orang, melindungi shinobi, anak-anak... Siapapun yang mencoba menghancurkannya, tak peduli dia temanku, saudara, atau bahkan anakku, aku tak akan memaafkannya." ucap Hashirama.

"Kau sudah berubah, Hashirama." ucap Madara.
"Tapi, kau salah kalau menganggap ini adalah akhir..." perlahan kesadaran Madara mulai hilang, namun ia terus berbicara. "Suatu hari nanti... akan ada kegelapan, yang menyelimuti desa."

Madara akhirnya tak sadarkan diri, dan Hashirama yakin kalau dia sudah mati. Demi desa, Hashirama memutuskan untuk membunuh temannya sendiri. Sejak saat itu pertarungan antara merekapun berakhir.

Berakhirnya pertarungan mereka bersamaan dengan berakhirnya flashback...

"Aku tak tahu kalau Madara akan bisa hidup kembali." ucap Hashirama, "Tapi aku sangat yakin aku sudah membunuh temanku sendiri demi desa. Demi kepentingan desa, desa Konoha..."

"Desa yang sebenarnya aku dan Madara inginkan adalah sesuatu yang bisa menghubungkan hubungan antara klan. Hal penting yang bisa mengubah kekacauan dan mengaturnya. Sesuatu untuk melindungi anak-anak dan menghindari perselisihan. Tempat yang diatur oleh perdamaian..."

Para Hokage, juga Sasuke dkk tampak masih terus mendengar cerita Hahsirama dengan seksama.

"Akan tetapi, perlahan itu malah berubah menjadi kegelapan yang harus kakakmu, Itachi tanggung." ucap Hashirama. "Mungkin apa yang Madara katakan itu benar. Mungkin dia mampu memprediksi apa yang akan terjadi. Akulah shinobi yang telah menciptakan situasi ini. Dan akulah yang berpikir kalau ini akan baik-baik saja. Aku berpikir kalau shinobi akan tetap bertahan demi mencapai tujuan mereka... Tapi bergantung cara yang mereka tempuh, ternyata shinobi bisa berubah, seperti Madara dan aku."

Bersambung ke Naruto Chapter 627
Read more ...

Naruto Chapter 625 - Mimpi yang Sebenarnya

Sebelumnya di Chapter 624
Hashirama dan Madara, Mereka terus bertumbuh sampai akhirnya menjadi pemimpin dari Klan mereka masing-masing.
Tiba saat kematian dari Izuna, Madara mulai membangkitkan kekuatan yang sesungguhnya.
Tapi pada akhirnya Madara terkapar oleh Hahsirama.
Namun, saat Hahsirama meminta jalan Damai, Madra memberinya 2 pilihan berat.
"Membunuh Adik atau Membunuh DIri sendiri?"
Lantas, bagaimakah Kebijaksanaan dari seorang Hashirama???

 Naruto Chapter 625 - Mimpi yang Sebenarnya

Hashirama tentu saja kaget ketika mendengar pilihan yang Madara tawarkan. Orang-orang Senju bahkan lebih kaget lagi, dan berkata, "Membunuh adikmu atau membunuh dirimu sendiri, pilihan macam apa itu, hah!?"

Sat! Hashirama memberi aba-aba dengan tangannya supaya mereka diam. Ia ingin memikirkannya sendiri. Tapi, Tobirama tetap berbicara. "Lelaki ini gila." ucapnya. "Apa rencanamu sekarang, kakak?"

"Apa kau akan membunuhku? Atau kau mau bunuh diri seperti omong kosong yang lelaki ini katakan? Bodoh sekali. Jangan dengarkan dia, kakak!"

Tobirama mendesak kakaknya. Tapi secara mengejutkan, Hashirama malah berkata pada madara, "Terimakasih, Madara. Kau memang orang yang simpatik."

Madara memberikan Hashirama dua pilihan, yang artinya ia tak harus membunuh adiknya sendiri. Madara mengerti perasaan seseorang yang memiliki saudara.

"Dengarkan aku, Madara, ini akan menjadi permintaan terakhirku." ucap Hashirama sambil bersiap dengan sebuah kunai di tangannya. Ya. Hashirama melepas jubah perangnya dan akan menusukkan kunai itu ke perutnya sendiri. Hashirama akan bunuh diri.

"Tak hanya dirimu, semua yang ada di klan kita juga harus melakukan hal yang sama. Setelah aku mati, jangan membunuh Madara. Uchiha dan Senju tak boleh saling bertarung satu sama lain lagi. Berjanjilah, demi ayah kalian, dan cucu kalian yang belum lahir. Sampai jumpa..."

Hashirama tersenyum, namun tak bisa ditutupi air matanya metes. Masa-masa yang sempat mereka lalui terlintas, terutama batu yang menjadi tanda pertemuan mereka. Batu yang waktu itu telah mereka buang, secara mengejutkan belum benar-benar terjatuh ke dasar sungai, melainkan masih terapung.

Begitu juga dengan Hashirama kini. Hubungannya dengan Madara yang dia pikir akan segera berakhir, tiba-tiba tersambung kembali. Secara tiba-tiba, Madara memegang tangan Hashirama sesaat sebelum ia menusuk perutnya.

"Sudah cukup. Aku sudah bisa melihat tekadmu..."

Setelah pertempuran yang berlangsung begitu lama, akhirnya Uchiha dan Senju menyatukan kekuatan. Hari itu adalah awal bagi perdamaian antara kedua belah pihak. Bagi Hashirama, hari itu seperti mimpi. Tak akan ada lagi orang yang menjadi korban, tak akan ada lagi anak kecil yang mati...

Setelahnya mereka mulai membangun desa. Kemudiam, mereka juga bekerja sama dengan negara api guna membuat sebuah negara yang damai, yang menganggap negara dan desa berada pada tingkat yang sama. Mimpi sejak kecil Hashirama, akhirnya menjadi kenyataan.

"Apa kau masih ingat?" Hashirama dan Madara dewasa berdiri di puncak bukit batu sambil melihat ke arah desa yang telah mereka bangun. "Saat kita berbicara di sini, saat kita masih anak-anak..."

"Ya.." sahut Madara.

"Kupikir itu hanya mimpi. Aku bisa saja melakukannya kalau aku mau, tapi..."
"Mimpi itu akan menjadi kenyataan." ucap Hashirama. "Kepala shinobi, yang akan melindungi negara api dari bayangan. Hokage ... bagaimana menurutmu?"
"Apa itu?" tanya Madara.
"Negara api meminta agar kita memutuskan seorang pemimpin untuk desa ini. Aku ingin kau menjadi pemimpinnya, menjadi Hokage." ucap Hashirama. "Kau memang sudah tidak memiliki saudara lagi. Tapi, aku ingin kau menganggap semua shinobi yang ada di desa ini sebagai saudaramu. Aku ingin kau menjaga mereka."

"Aku... aku bahkan tak mampu menjaga adikku yang sebenarnya." ucap Madara.
"Ayolah, tak ada waktu untuk menyesali hal itu." ucap Hashirama. "Lalu, selain Uchiha dan Senju, klan Sarutobi dan Shimura juga ingin menjadi rekan kita."

"Mustahil... apa kau serius?"
"Ya. Dan tidak cuma mereka. Selanjutnya desa pasti akan terus tumbuh. Kemudian, kita harus memberi desa ini nama. Apa kau punya ide?"

Madara yang kebetulan sedang membawa daun yang tengahnya berlubang sejenak terdiam. Kemudian melalui lubang di daun itu, ia melihat ke arah desa. Lalu ide muncul, "Desa... yang tersembunyi di balik daun, konoha. Bagaimana menurutmu?"

"..." Hashirama tertunduk suram. "Sederhana sekali... tak ada pelesetannya sama sekali..."

"Hei, istilah Hokage yang kau buat juga sama, kan!?" bentak Madara. "Dan ngomong-ngomong, apa sampai sekarang kau masih suka depresi seperti itu???"

Memang butuh waktu yang lama, tapi saat itu Hashirama merasa kalau pada akhirnya mereka akan bisa menjadi teman yang akrab untuk selamanya.

"Apakah hokage akan selalu berada di desa dan menjaganya?" tanya Madara.
"Ya, tapi tak hanya itu." sahut Hashirama. "Dengan tumbuhnya desa, hokage pasti akan menjadi semakin sibuk. Itulah kenapa aku ingin mengukir wajahmu di batu besar ini, sebagai simbol kalau kau akan selalu melindungi desa."

Memang butuh waktu yang lama, tapi saat itu Hashirama merasa kalau pada akhirnya mereka akan bisa menjadi teman yang akrab untuk selamanya.

"Apakah hokage akan selalu berada di desa dan menjaganya?" tanya Madara.
"Ya, tapi tak hanya itu." sahut Hashirama. "Dengan tumbuhnya desa, hokage pasti akan menjadi semakin sibuk. Itulah kenapa aku ingin mengukir wajahmu di batu besar ini, sebagai simbol kalau kau akan selalu melindungi desa."

"Apa kau bercanda?"
"Yaah, mungkin aku akan sedikit memodifikasinya, karena wajahmu sedikit menyeramkan." ucap hashirama.

"Ah, jadi kalian di sini..." Tiba-tiba Tobirama datang dan menghampiri mereka. "Kenapa kalian malah sibuk di sini? Pemimpin negara api datang untuk berdiskusi!!" ucapnya.

"Tobirama..." Madara melihat ke arahnya, dan Tobirama membalas dengan tatapan yang masih belum bisa bersahabat.

Di ruangannya, Hashirama menceritakan mengenai usulnya untuk menjadikan Madara sebagai pemimpin pada Tobirama. Dan tegas tegas, Tobirama tidak setuju. "Hokage!? Jangan memutuskannya seenaknya!! Kalau kau ingin merekomendasikan Madara sebagai pemimpin desa, itu tak apa. Tapi sebelum mengambil keputusan akhir, kita harus mendiskusikannya terlebih dahulu pada orang-orang yang tinggal di desa dan negara ini, dan berkonsultasi dengan tetua. Ini berbeda dari saat ayah kita masih hidup."

"Tapi..."

"Dan lagi, Uchiha Madara tak akan pernah dipilih sebagai ketua. Semua orang tahu kalau kaulah yang telah membangun desa ini. Bahkan klan Uchiha mengakuinya. Juga, kau sudah mendengar rumor tentang Uchiha, kan? Semakin mereka dipenuhi kebencian, mata mereka akan menjadi semakin kuat. Kurasa itulah cara kerja sharingan. Kau tak pernah tau apa yang akan mereka lakukan. Yang desa butuhkan adalah..."

"Berhenti bicara seperti itu, Tobirama!" bentak Hashirama. Dan mendadak, terdengar suatu suara dari jendela.

Hashirama langsung membuka jendela, tapi sudah tak ada siapa-siapa di sana. "Kurasa barusan ada orang di sini. Tobirama, kau juga merasakannya, kan?"

"Aku tak sedang memfokuskan chakra sekarang. Dan, jangan mengubah topik pembicaraan kita, kakak!"

"!!!" Hashirama kaget. Di atas genteng, terlihat daun berlubang yang sebelumnya Madara bawa. Tampaknya, Madara mendengar percakapan mereka.

"Mulai dari sekarang, kita akan menggunakan sistem demokrasi. Apa kau keberatan dengan itu, kakak?"

"Tidak, tidak apa." ucap Hashirama.

Pada akhirnya, yang menjadi hikage adalah Hashirama, dan wajahnya telah dipahat pada bukit batu besar yang ada di pinggir desa.

Suatu ketika pada awal-awal masa jabatannya, Hashirama pernah diajak oleh Madara ke monumen Uchiha, tempat yang sebenarnya hanya klan Uchiha yang diperbolehkan untuk masuk.

"Monumen batu ini telah diwariskan dari generasi ke generasi, dan tak pernah ditunjukkan pada klan lain. Ini adalah monumen spesial, yang untuk membacanya kau harus menggunakan teknik mata. Sejauh yang bisa kubaca sekarang, monumen ini mengatakan... Untuk mencapai kestabilan, seorang desa dibagi menjadi Yin dan Yang. Aksi dari kedua kekuatan yang berlawanan ini menciptakan segala sesuatu yang ada di alam."

"Logika ini berlaku pada apapun." ucap Madara lagi. "Dengan kata lain, ini mengatakan kalau dua kekuatan berlawanan itu menggabungkan kekuatan, kebahagiaan yang sesungguhnya akan bisa diraih. Akan tetapi, terdapat penafsiran lain..."

"!?"

"Hashirama, apa kau pikir aku tak tahu?"

"Serahkan Tobirama padaku!" ucap Hashirama sebelum Madara melanjutkan perkataannya. "Aku tak bisa melakukannya tanpamu. Sebagai tangan kanan hokage, sebagai saudaraku, bekerja samalah denganku. Orang-orang akan mulai mengerti dirimu. Dan saat itu, kau akan menjadi hokage kedua."

"Mungkin juga adikmu Tobirama yang menjadi hokage kedua." ucap Madara. "Dan jika itu terjadi, klan Uchiha akan dimusnahkan. Karena tahu hal itu, aku memberitahu anggota klan Uchiha lainnya agar mereka segera keluar dari desa. Tapi, tak seorangpun mau mendengar kata-kataku."

"Aku tak bisa melindungi adikku, dan sekarang mungkin aku juga tak akan bisa melindungi klanku. Meskipun aku sudah berjanji pada adikku, anggota klanku tak mau mempercayaiku, walau aku ingin melindungi mereka."

"Itu tidak benar, semuanya pasti akan menyadari kalau..."

"Mungkin saat itu, aku harus memerintahkanmu untuk membunuh adikmu." ucap Madara. "Kau berkata kalau aku adalah saudara. Tapi demi desa, kau akan membunuhku atau dia?"

Hashirama terdiam.

"Aku mengerti posisimu." ucap Madara lagi. "Tapi, aku tak bisa melakukannya lebih dari ini. Aku... aku akan pergi meninggalkan desa. Aku telah menemukan jalan lain. Setelah kita sama-sama menunjukkan tekad kita, aku sadar... kerja sama hanyalah pertarungan diam-diam."

"Itu tidak benar! Aku tak akan membiarkanmu!!" ucap Hashirama.
"Itu tergantung bagaimana caramu melihat kenyataan, Hashirama! Ayo kita berhenti bersikap merendahkan diri. Setidaknya... Lebih baik bagi kita melihat dunia ini hanya sebagai hiburan saja."

"Apa kau mendengarku, madara!?"

Madara terus berbicara, "Kau adalah satu-satunya yang bisa bersaing denganku. Sementara aku berjalan menuju mimpiku yang sesungguhnya... Aku akan menikmati pertarungan denganmu."

Sejak saat itu, Madara benar-benar berubah menjadi iblis.
Read more ...

Tuesday, 26 March 2013

alur cerita naruto chapter 624 : Aiko



maaf ni semuanya,,, sya terlambat beberapa hari tentang update cerita naruto soalnya kan saya anak sekolahan,,, jadi ya harus gimana lagi,,, dah deh langsung aja,,,,,!
 

Sebelumnya di Naruto Shippuden, Hashirama dan Madara telah merencanakan sesuatu dengan menulis pesan singkat dibatu kecil sebagai tanda akan terjadi sesuatu terhadap mereka, namun pada akhirnya pertarungan yang hebat antara kedua klan pun tak terelakkan!

Hashirama Edo Tensei melanjutkan kisah masa lalunya : "SEPERTINYA KEDUA BELAH PIHAK MEMILIKI RENCANA YANG SAMA. KINI SITUASINYA PUN SAMA. SENJU BUTSUMA dan UCHIHA DAJIMA MEMILIKI KEKUATAN YANG SEIMBANG! SHINOBI DILATIH UNTUK TENANG SELAMA PERTARUNGAN. JIKA KAU RAGU MESKIPUN SESAAT, KAU AKAN MEMBUAT CELAH YANG AKAN MEMBAHAYAKAN HIDUPMU!"

Cerita itu dibarengi dengan kejadian flashback mereka waktu kecil.

Madara dan Hashirama kecil yang menjauh dari tempat itu berteriak dengan maksud menghentikan serangan dadakan dari kedua klan : Hentikan!

Hashirama Edo bercerita kembali : "TAPI KEDUA ORANG ITU TAHU!JIKA ANAK MEREKA MATI DIDEPAN MEREKA, HATI MEREKA AKAN HANCUR, WALAUPUN HANYA SEDIKIT! DENGAN KATA LAIN. PERTARUNGANNYA AKAN DIMULAI OLEH SIAPA YANG MENYERANG DULUAN."

Mereka terus bersaing, hingga pada akhirnya kedua dari mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menyerang kelemahan masing-masing.

WETTHH!!

Saat shuriken dan sebilah pedang kecil dilemparkan dan mengarah tepat kepada Izuna dan Tobirama, mereka berdua yang semula menjauh, menggunakan batu kecil tadi untuk menghentikan serangan tersebut dengan melemparnya untuk melindungi adiknya masing-masing!

CTANKKK!!!

Madara berhadap-hadapan dengan Hashirama : Aku tidak peduli siapa kau, namun aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti adikku! Sepertinya kita tidak akan bisa mewujudkan impian bodoh kita!
Hashirama sedikit kaget dengan perkataan ayahnya yang ternyata benar : Madara, kau?
Madara : Memang tidak berlangsung lama, tapi aku senang, Hashirama.
Dajima (Ayah Madara) : Kini 3 lawan 3, kau bisa melakukannya, Madara.
Madara : Tidak, Hashirama lebih kuat dariku. Jika kita melawan mereka, kita akan kalah.
Izuna heran : Ada seseorang yang lebih kuat daripada kakak?
Dajima : Aku mengerti, aku tidak tahu kalau dia sekuat itu.
Madara memutuskan untuk mundur : Kami pergi. Sampai jumpa.
Hashirama : Madara, Kau! Kau tidak benar-benar menyerah, kan? Kau tidak akan berubah.
Madara : Setelah mengetahui kau adalah Senju, semuanya pasti akan berbeda. Adikku dibunuh oleh klan Senju. Karena itulah kita tidak perlu mengadakan perhelakan sengit disini, karena kita akan bertemu di medan perang, "SENJU" Hashirama!

Untuk kali pertama itulah, Madara memanggil Hashirama dengan nama depan Marga/Klannya!

Madara juga tak ketinggalan menyebut klan kebanggaannya dengan mengikutsertakan namanya juga : Aku, "Uchiha" Madara!

Saat itu juga, kali pertama Madara membangkitkan doujutsunya, Sharingan!

Izuna tersenyum : Ayah! Lihat mata kakak!
Dajima tersenyum kecil : Fufufu, kita tidak mendapat informasi tentang senju, tapi kita telah mendapatkan sesuatu yang lebih baik disini.

Butsuma (Ayah Hashirama) berbicara lirih : Apakah sharingannya telah dibangkitkan?

Hashirama Edo melanjutkan kisah tentang masa hidupnya kepada Sasuke dan yang lain : "PADA WAKTU ITU, AKU TELAH MENGETAHUI MAKSUD DARI SHARINGAN YANG TELAH DIBANGKITKAN. DIA TELAH MEMUSTUSKAN MENGHAPUS DIRIKU YANG TELAH MENJADI TEMANNYA. SETELAH HARI ITU, KAMI TERUS BERTARUNG. HARI DEMI HARI. HINGGA SEBELUM KAMI SADARI, TERNYATA KAMI TELAH MENJADI PEMIMPIN DARI MASING-MASING KLAN."

Saat itu mereka berdua telah tumbuh dewasa dan dipenuhi dengan pengalaman bertarung yang juga bertambah. Terbukti saat mereka berdua tumbuh dan berhasil menjadi pemimpin klannya masing-masing.

Hashirama Edo melanjutkan kisahnya : "KAMI BERADA DITEMPAT YANG JAUH DENGAN IMPIAN KAMI SELAMA INI."

Setelah bertumbuh dewasa, Hashirama dan Madara menjadi pemimpin klan mereka hingga pada akhirnya tiba waktunya pertarungan yang mempertemukan antara Tobirama dan Izuna.

Tobirama mejulurkan pedangnya sekuat tenaga dan berniat untuk menyerang Izuna : HIRAISHIGIRI!

JRUASSHHHH!!!

Perselisihan itu pun membawa luka disalah satu pihak, hingga pada akhirnya seseorang yang mereka anggap penting dari klan mereka ada yang terluka parah.

Madara berlari sambil mengkhawatirkan keadaan adiknya saat itu : Izuna!!
Hashirama : Madara, kau tidak bisa menang melawanku. Marilah kita akhiri semua ini! Jika shinobi terhebat, Uchiha dan Senju bergabung, negara akan berhenti mencari klan lain untuk melawan kita dan suatu hari pertempurannya pasti akan berhenti. Kemarilah.

Hashirama memutuskan untuk mengulurkan tangannya pada Madara yang berdiri dihadapannya, sebagai tanda untuk menyudahi perseteruan yang berlarut-larut, akan tetapi...

Izuna masih dapat mempertahankan kesadarannya : Jangan kak, jangan biarkan dia membodohimu!
Madara : !!

BOOOMMM!!!

Tapi akhirnya, Madara memutuskan untuk mundur dengan bom asap waktu itu!

Hashirama edo kembali bercerita : "SEMMUA DAPAT MELIHAT KALAU UCHIHA YANG KALAH DALAM PERTARUNGAN ITU. SETELAH ITU, KAMI BAHKAN MENGETAHUI SIAPA YANG AKHIRNYA BERGABUNG DENGAN SENJU DAN SAAT ITU PULA MADARA MULAI BERUBAH. AKHIRNYA, DIA PUN DAPAT MEMBANGKITKAN EMS."

Ternyata luka parah yang disebabkan pertempuran mereka sebelumnya, menunjukkan jalan kematian bagi Izuna. Hingga pada akhirnya, Madara memutuskan kembali dengan mata barunya untuk bertarung habis-habisan guna membalaskan kematian adiknya.

Madara : Adikku tewas karena luka itu, dia meninggalkan kekuatannya padaku untuk melindungi Uchiha!
Hashirama : Aku harus memberimu gencatan senjata, jika kau ingin melindungi uchiha, mari hentikan pertempuran ini.
Madara dengan mengaktifkan kekuatan Susanoo menggunakan kekuatan matanya : Hashirama! Kapan kau berhenti bicara tentang impian bodohmu, kita takkan pernah mencapai kata sepakat!

Kini amarah Madara benar-benar diujung tanduk hingga dia membangkitkan kekuatan yang benar-benar menakutkan, tapi pertempuran itu hanya memberikan jalan buntu baginya. Hashirama dan Tobirama masih berhasil menggunggulinya.

Hashirama edo melanjutkan ceritanya : "SETELAH SEHARIAN PENUH BERTARUNG, MADARA TERBARING DITANAH UNTUK PERTAMA KALINYA.'

Tobirama berdiri tegap dan bersiap menghunuskan pedang ke tubuh Madara yang terkapar : Madara inilah akhir hidupmu.
Hashirama dengan tegas : Tunggu, Tobirama.
Tobirama menoleh dengan dipenuhi kearogansiannya : Tapi kenapa? Ini kesempatan kita, kan?
Hashirama menjawabnya dengan tatapan menakutkannya : Aku takkan membiarkanmu menyentuhnya.

Seketika respon dari kakaknya itu telah membuat Tobirama tak bisa berkata apapun dan memilih untuk mendengar kakaknya.

Madara dengan keadaan yang mulai melemah : Kau juga boleh, cepat selesaikan Hashirama. Jika kau yang melakukannya, aku akan lebih puas.
Hashirama : Sudah hentikan, tak ada gunanya merasa hebat. Jika kami membunuhmu, para petinggi dan para uchiha muda yang mengasihimu akan mengamuk.
Madara : Tak ada satupun di uchiha yang masih merasakan seperti itu.
Hashirama : Tidak, aku yakin ada. Bisakah kita selesaikan seperti biasanya, hanya kita berdua.
Madara : Kau tahu kita takkan bisa, aku tak lagi sama sepertimu. Aku tak punya saudara yang tersisa, dan aku tak bisa mempercayaimu.
Hashirama : Bagaimana agar kau bisa mempercayai kami?
Madara : Jika kau tetap bersikeras meluruskan hal ini, kalau begitu bunuhlah adikmu atau bunuh dirimu sendiri. Dengan begitu kita akan seimbang dan aku akan percaya dengan klanmu!


[DEMI KASIH SAYANG!]
Read more ...

OP chapter 702 "Corrida Colosseum"

Cover Chapter :
"Kehihihihi
Caribou di Dunia Baru"
vol. 23

"Ambil senjata, pekerja! Si
revolusi Kapten Gaburu telah
kembali!"

(terlihat para pekerja mengibarkan bendera Kapten
Gaburu, yang sangat mirip
dengan Caribou.. tapi
rambutnya dread..
hahaha
mereka berniat memburu
Caribou)

[Di Tempat Luffy dkk]

Si kakek-kakek buta
menciptakan sebuah lubang
besar, dalam, namun tetap
memiliki dasar.
Di dasar
lubang raksasa tersebut,
tampak berandal-berandal yang tadi berurusan
dengannya telah terkapar tak
berdaya.
"Si-siapa dia
sebenarnya!?"
: orang-orang
bertanya-tanya.
"Dia memiliki kemampuan."

: ucap Sanji.

"Tapi kemampuan apa?"
: ucap
Zoro.
"Hei, maaf ya tuan, aku akan
membayar kerusakannya..."
:
ucap si kakek-kakek buta dan
bersiap untuk pergi.
"Ah, iya...
Eeeh!?
Jadi kau yang..."

: pemilik gedung itu kaget.
"Maafkan aku..."
: ucap kakek-
kakek itu lagi.
"Kau kuat sekali, pak tua!!

Siapa kau sebenarnya?"
: tanya
Luffy.

"Haah, kurasa demi kebaikan
kita bersama, aku tak akan
memberitahumu."
: ucap kakek itu. Bruakkkk!!!
kakek tadi
membentur pintu.

"Hei, lihat-lihat kalau jalan!"

"Ah, ya, maaf..."

"Apa kau terluka?"

"Hmmm, untuk kebaikan kita
bersama?
Apa dia seorang
penjahat super atau
semacamnya?"
: ucap Sanji.

"Hmmm..."
: Luffy terdiam.

"Siapapun dia, dia bukan orang biasa."
: ucap Zoro.
Mereka bertanya-tanya, dan
keadaan menjadi semakin
membingungkan ketika
terdengar teriakan seseorang
dari kejauhan.
"Tasku
hilang!!!!"
: juga,
"Haah, jamku hilang!!!"
"Dompetku juga
hilang!!!"
"Sial, jaketku juga
dicuri!!!!"
"Di siang hari begini,
bagaimana bisa!!?"
"Huh, si kakek tua itu... apa
dia yang sudah mengambil isi
kantong orang-orang?"
: ucap
Sanji.

"Hmm..."
: Zoro melihat ke arah
pedangnya, dan ia menyadari sesuatu.
"Satunya hilang!!!"

"Ada apa?"
: tanya Kinemon.
"Aku kehilangan satu
pedang!!!
Pedang Shuusui
hilang!!!"

: Ucap Zoro kaget
"Apa!!?
Harta negeri Wano
hilang!?"
: Kinemon shock.
"Sepertinya kalian juga
menjadi korban. Para peri
mengambilnya."
: ucap salah
seorang boneka.
"Apa peri itu
semacam kelompok pencuri,
ya!?"
: bentak Zoro.
"Peri ya peri, sekarang yang bisa
kalian lakukan hanyalah
tertawa dan menyerah..."
: Ucap boneka tadi
"Sejak zaman dahulu kala,
peri-peri yang tak terlihat
terus melindungi Dressrosa
yang agung. Jadi kalian harus
menerima apapun yang
mereka lakukan."
: Jelasnya
"Ka-kau bercanda, kan!!?"
:
bentak Zoro lagi.

"Ya, itu harta nasional negeri
Wano!!!"

: Marah kinemon
"Aa!? Itu pedangku!!!"
: ucap
Zoro.
"Itu bukan milikmu!!"
: ucap
Kinemon.
"Aku akan menantang, aku
berduel dan kemudian
mengembalikan pedang
Shuusui ke negeri Wano!!"
:
ucap Kinemon lagi.
"Baik, aku
akan mengalahkanmu dalam permainanmu sendiri!!"
: ucap
Zoro, dan,
"!!!!!"
: Mendadak ia
tertuju pada sesuatu di
kejauhan. Pedangnya, ya,
Zoro melihat pedangnya, yang
sekarang hendak dibawa pergi seseorang.
"Sepertinya nafsu makanmu
lumayan juga, peri..."

"Aku tak akan membiarkan
kau lolos!!"
: Zoro pun
mengejarnya.

"Hei Zoro, mau pergi kemana kau??"
: teriak Luffy.
"Tunggu, tunggu!!"
: Sanji
mengejar.
"Kami tak akan
membiarkanmu tersesat kali
ini!!"

: Ucap Sanji
"Shishishi, kelihatannya ini
akan menyenangkan!!!"
: Luffy juga ikut mengejar, tapi
kemudian Franky
mecengkram tangan Luffy.

"Tunggu, Luffy!"
: Cegah Franky
"Apa kau sudah menemukan
penjahatnya?
Aku tak akan
membiarkan harta Wano
diambil oleh siapapun!!"
:
Kinemon ikut mengejar.
"Hei, kita juga harus ikut
mengejar!"
: ucap Luffy ke
Franky.
Tapi Franky
menjelaskan kalau,
"Aku
punya rencana yang lebih
bagus."
: Franky menyeret keluar salah
satu berandal yang terjatuh di
lubang tadi, membawanya ke
tempat sepi dan kemudian
mengintrogasinya.

Bagaimanapun juga, tujuan mereka adalah untuk mencari
informasi.
"Seperti dugaanku,

kau adalah bawahan
Doflamingo..."
: Ucap Franky
"Tapi itu sama sekali tak
membuat kami takut, jadi
cepat beritahu!!!"
: Franky
mengancam sambil memukul
hancur tembok di belakang
sandera.
"A-aku sudah
memberitahumu!! Aku ingat
telah mendapat misi untuk
memburu samurai, tapi... Aku
tak tahu kalau mereka
ditangkap atau ada dimana.
Aku juga tak tahu menahu
mengenai Smile!!"
: Jelas Brandalan itu.
"Kau bahkan tak tahu
'S' dari
Smile!?"
: tanya Franky lagi.

"Bahkan 'S'!!
Atau bahkan 'P'
untuk Pabrik!!
Lagi pula kalian
siapa, hah!?"
: Bentak Brandalan
"Sheesh, dia bahkan tak tahu
hal-hal tentang partnernya
sendiri."
: ucap Luffy.
"Kalau begitu, beritahu kami
dimana kami bisa bertemu
orang-orang besar! Sepertinya
pangkatmu terlalu rendah
untuk mengethui hal-hal
seperti itu."
: ucap Franky.
"Semuanya sedang sibuk saat
ini, jadi aku tak tahu mereka
dimana!
Ah, tapi aku ingat
kalau aku dipanggil menuju
kolesium!!
Lihat, orang-orang
sedang menuju kolesium!!
Kalau kalian ingin bertemu
dengan atasanku, kalian harus
pergi ke kolesium Corrida!!"
: Jelas Brandalan.
"Hari ini akan ada event yang
besar!!
Para pemimpin
keluarga pasti berkumpul di
sana!!
Karena kalian lihat, tuan
muda telah menyiapkan
hadiah yang mengagumkan!!
Aku benar-benar heran,
semua orang
menginginkannya!!!"
: Ucap brandalan lagi.
"A-apa jangan-jangan hadiah
yang mereka maksud itu
daging mingo!!?"
: Pikir Luffy.

"Kurasa kalau itu yang mau
cuma kau."
: ucap Franky.

Sisi lain Dressrosa, kolesium
Corrida, memang tampak
orang-orang sudah ramai ada
di sana, dan para pengunjung
yang berdatangan semakin
bertambah.
"Para hadirin sekalian, mainan, dan
semuanya!!!"
: Suara dari Pengumuman.

Beberapa anak kecil ingin ikut
masuk ke dalam kolesium itu.

Tapi, penjaga mainan malah
menembak mereka dengan
pistol mainan.
"Orang-orang
saling bunuh bukanlah tontonan anak-anak,

pulanglah kalian!!!!"
: Ucap penjaga.
Di dalam kolesium, orang-
orang sudah duduk dengan
penuh semangat di kursi
penonton, dan pembawa
acara tampak sudah berada di
pusat kolesium.
"Event hari ini telah siap, sebuah skandal!!

Khusus untuk hari ini, raja
telah memberkati kita,
dengan benda yang sangat
langka dan mengejutkan!!"
: Pidato Pembawa Acara.
"Lelaki yang kehilangan
nyawanya di markas besar
angkatan laut dua tahun yang
lalu!!
Putra dari raja bajak laut,
komandan divisi dua bajak
laut Sirohige yang sekarang telah menjadi legenda, Ace!!!

Dikatakan kalau pukulan
apinya mampu menembus
kapal perang, membakar
kota, dan mengubahnya
menjadi neraka dunia!!
Kekuatan yang luar biasa itu
sekali lagi menjadi buah iblis
dan muncul kembali di dunia
ini.
Ini dia!!
Pemenang akan
menerima buah terlarang
ini!!!"
: Pembawa acara membuka
kain yang menutupi kotak
kaca berisi buah Mera Mera.

"Tipe terkuat dari buah iblis,
buah tipe Logia!!! Buah Mera
Mera!!!"
"Telah dipanggil oleh raja kita,
orang-orang dari dunia baru
telah berkumpul di kolesium
ini hari ini!!! Akan tetapi, kami
tak akan memberikan
hadiahnya semudah itu.
Musuh yang harus dihadapi
adalah, tak lain langsung dari
keluarga Donquixote!!"
: Teriakan para penonton
semakin menjadi-jadi, apalagi
ketika di layar ditampilkan
wajah-wajah anggota
Donquixote yang akan
menjadi lawan para penantang.
"SeƱor Pink!! Dellinger!! Lao G!!!
Machvise!!!"
"Dan pahlawan kolesium kita
kali ini, Misterrrr Diamante!!!"
"Wooow, Diamante!!!"
: para
penotnton berteriak-teriak
meyerukan nama Diamante.

Kelihatannya, orang itu benar-
benar pahlawan yang sangat
dihormati di negeri itu.
"Ayolah cepat, mulai!!!"
: ucap
penonton tak sabar.
Dan di
sela-sela para penonton itu,
tampak juga si kakek-kakek
buta.

[Di sisi Luffy dan Franky,]


Mereka masih mencari
informasi dari orang tadi.
Dan
mereka benar-benar terkejut
ketika orang itu
membicarakan mengenai buah iblis Mera Mera.
"A-apa itu
benar!?"
"Tuan muda tak mungkin
membuat kebohongan bodoh
sepeti itu."
: ucapnya.
"Buah iblis Mera Mera milik
Ace..."
: Luffy benar-benar
kaget.
Read more ...
Designed By VungTauZ.Com