Cover Story : Seorang Nenek tua Muncul melempari batu, Menyerang 3 Prajurit yang Muncul di hadapan Caribou.
==================
[Di Chapter Sebelumnya]
~ Flash Back ~
Pada saat
pembicaraan antara Law
dan Luffy.
"Kau ingin
mengalahkan keempat
Yonkou!?"
: ucap kaget Law.
Berbeda dengan apa yang kita ketahui sebelumnya, saat Luffy hanya
menunjukkan tiga jarinya,
dari kata-kata Law ini
dapat diketahui kalau
Luffy ingin mengalahkan semuanya,
jadi Shanks
termasuk.
Atau ada
kesalahan dalam
penerjemahan (?)
"Aku setuju kalau itu
adalah jalan terbaik. Tapi,
kau terlalu meremehkan
mereka."
: ucap Law pada
Luffy.
"Mereka adalah
kaisar laut yang bahkan bertarung melawan
Shirohige untuk wilayah
kekuasaannya. Dan di
antara mereka, terdapat
lelaki yang dikenal sebagai
Kaidou si binatang buas.
Dikatakan kalau ia adalah
mahluk terkuat di dunia."
: Jelas Law
"Apa!? Dia bahkan bukan
seorang manusia!?"
: ucap
kaget Nami, yang saat itu
masih berada di dalam
tubuh Franky.
"Kalau kita
mencoba untuk menjatuhkan Kaidou
dengan membuat aliansi,
kemungkinan strategi kita
akan bekerja adalah
sekitar ...
Hmm, katakan
saja, tiga puluh persen."
: jelas Law lagi.
"Itu terlalu rendah!!!!"
: bentak Nami.
"Tak ada
yang bisa kita dapat dari
ini, Luffy!!"
: ucap Nami ke
Luffy.
Tapi kemudian,
dengan tenangnya kapten yang sifatnya sudah kita
ketahui bersama itu
menjawab,
"Baiklah, ayo
kita lakukan!"
: tanpa ada
perasaan takut dan ragu.
"Apa!!?"
: Nami kaget,
"Tu-
tunggu sebentar!!"
: sebisanya Nami menco ba
untuk menahan Luffy.
Namun mau bagaimana
lagi, kapten telah membut keputusan.
Nami tak bisa
berbuat apa-apa lagi. Dan
kemudian,
~Flash Back
berakhir ~
"Tak ada arti tertentu,
membiarkanmu tetap
hidup, pemburu putih."
: ucap Law.
Dan setelah
meneguk minumannya, ia
berdiri.
"Ngomong- ngomong, aku berencana
untuk pergi ke Green Bitt."
:
ucapnya dan kemudian
bersiap untuk pergi.
"Yah, mari kita lihat apakah Topi
Jerami akan berakhir olehku."
: Law lalu melihat ke arah
dua tawanan,
Baby 5 dan
Buffalo. Kemudian, ia
merencanakan sesuatu
pada mereka. Sementara
itu, pesta Luffy dan yang lainnya terus berlanjut.
"Kupikir kalian akan segera
pergi dengan kapalnya."
: ucap Smoker pada Luffy.
"Yah, Nami dan Chopper
bilang kami tak bisa
berlayar sampai semua anak-anaknya dibawa."
:
ucap Luffy.
"Akan sulit
kalau harus menunggu
angkatan laut yang lain
dulu,
jadi bawalah anak-
anak dulu."
"Anak-anak, cepat naik ke
kapal!!"
"Kami akan membawa
kalian pulang!!"
"Yaay!!"
: teriak senang
anak-anak.
"Hei hei, Topi Jerami!"
: salah
seorang anggota G-5
menggambar garis baru.
"Kalau kapalnya untuk
kami, lalu ... disana!! Kalian
tak boleh melewati garis ini!!
Ini adalah batas antara
keadilan dan kejahatan!!"
"Hei hei, ini lagi? Padahal
kita baru saja berpesta."
:
ucap Luffy.
"Ti-tidak,
bodoh!!
Kami senang
karena itu, tapi ... Kalian
adalah bajak laut!!"
: teriak anggota G5.
"Kalian adalah
aib bagi rasa
kemanusiaan!!"
: Angkatan Laut G5 begitu
anti terhadap bajak laut.
Sampai-sampai, mereka
membuat suatu penghalang
yang menutupi pandangan
anak-anak di kapal pada Luffy dan yang lainnya.
Dengan ini, mereka jadi tak
bisa melihat Luffy dkk.
"Nami!!! Chopper-san!?
Dimana si robot!?? Dimana
bajak lautnya!??"
: mereka bertanya-tanya.
"Dasar penghalang, ini
benar-benar bodoh."
: ucap
Sanji.
"Gunakan penghalang!!
Bajak laut adalah racun bagi
mata!!!"
: teriak G5.
"Kalian
hampir tak ada bedanya,
G5 ..."
: ucap Franky.
"Yah,
tapi kelihatannya mereka semua selamat."
: ucap Nami.
"Kami akan menggunakan
keadilan!! Dan membunuh
para bajak laut yang
membuat orang-orang
kami menangis!!"
: teriak
mereka lagi.
"Bajak laut adalah sampah bagi dunia
ini!!"
: Sementara itu, Luffy dan
yang lainnya tak peduli
asalkan anak-anaknya
selamat.
"Mereka bilang
mereka akan
mendiskusikan cara untuk mengobati efek dari
permen itu bersama dengan
Vegapunk."
: ucap Nami ke
Chopper.
"Benarkah!?
Baguslah kalau begitu."
: ucap senang Chopper.
"Yah, sekarang waktunya
kita untuk pergi juga!!"
:
ucap Luffy.
"Hei, apa dia
juga akan ikut dengan
kita?"
: Zoro menunjuk Law.
"Ah, benar, kami belum memberitahumu mengenai
aliansi yang kita buat ya."
:
ucap Usopp.
Di sisi lain, angkatan laut G5
terus berteriak.
"Kami
adalah keadilan!!
Jangan
menunjukkan para bajak
laut itu pada anak-anak!!"
:
sambil tetap menghalangi pandangan para anak-anak
raksasa pada kelompok
Topi Jerami.
Tapi
bagaimanapun, anak-anak
itu ingin mengucapkan
terimakasih.
"Kakak beralis keriting!!! Angkatan laut
menghalangi kita!!
Cepat
menyingkir!!"
"Ukhhh!!!!!"
: Angkatan laut
G5 menodong anak-anak
itu dengan senjata.
"Hanya
anak nakal yang
mengucapkan selamat jalan
pada bajak laut!! Kalau kalian mengucapkan
terimakasih pada mereka,
kami akan meninggalkan
kalian di pulau ini!!"
: Anak-anak raksasa itu
secara terpaksa menutup
mulut mereka rapat-rapat.
Beberapa bahkan sampai
menangis.
"Dengar, bajak
laut adalah penjahat!! Angkatan laut adalah
keadilan!!"
teriak anggota
G5 lagi.
"Ta-tapi, mereka
menyelamatkan kami ..."
:
ucap salah seorang anak
sambil menangis.
"Padahal
mereka tak punya
hubungan apapun dengan kami, tapi mereka tak
pernah menganggap kami
sebgai beban, dan
menyelamatkan kami
semua."
: Ingatan-ingatan tentang
mereka terus terbayang di
pikiran anak-anak itu.
"Tak
ada yang datang ke pulau
ini untuk menyelamatkan
kami.
Ta-tapi, mereka melakukannya! Hiks ..."
:
Semuanya menangis.
"Bajak laut itu kotor dan
bau!!"
: teriak anggota G5
lagi.
"Di sisi lain, angkatan
laut adalah ..."
"Kalian bahkan tak
membiarkan kami
mengucapkan
terimakasih!!! Hiks ..."
: anak-
anak itu terus menangis.
"Angkatan laut, kalian ..."
"Tu-tungu!!!
Kalian mau
bilang angkatan laut itu
super berani, baik hati,
dan ..."
"Berhenti kalian semua!!!!!"
:
teriak Tashigi.
"Ini benar- benar memalukan!!"
: Tashigi
menangis. Semuanya
terdiam, para anggota G5
itu.
Sampai kemudian,
"Ta-
tapi ..."
"Tashigi-chan!!!"
: sekarang
para anggota G5 itu juga
menangis.
"Kalau kami
tidak terus menjelek-
jelekkan para bajak laut
itu,
bajak laut yang tidak taat hukum itu ... kami
akan mencintai mereka!!!!
Hiks, meskipun mereka
bajak laut!!!"
: Mereka terus menangis,
terharu,
Tashigi mulai
tersenyum,
Smoker hanya
menghela nafas.
Sementara
Luffy,
ia tertawa,
"Hahaha,
angkatan laut yang aneh."
: ucapnya. Momonosuke
bengong, sementara
Kinemon kaget.
"Kakak bajak laut!!!!!"
: anak-anak berteriak pada
Luffy dkk.
Ya, penghalang
tadi sudah dibuka.
"Terimakasih sudah
menyelamatkan kami!!!
Kalau kami dewasa nanti,
kami pasti akan menjadi .
..
Bajak Laut!!!!"
:Ucap Anak anak
"Jangan!!!!"
: teriak angkatan
laut.
"Bersiaplah sampai kita
bertemu lagi nanti!!"
"Kita akan menjadi
musuh!!!!"
"Kami akan menangkap
kalian!!"
: Setelahnya mereka pergi,
dan berakhir. Mereka
berpisah, dan perjalanan
Luffy kembali berlanjut.
[Sementara itu]
Joker masih
dalam perjalanan menuju
Punk Hazard.
"Haah, anak-
anak itu memiliki
keberuntungan yang luar
biasa."
: ucapnya,
"Berpikir kalau sky way-nya akan
terpotong, fufu!"
: Joker
terus melanjutkan
perjalanan. Sampai
akhirnya, di lautan, ia
melihat sebuah perahu kecil.
Ia mendekat ke perahu itu.
Dan ternyata di sana,
terpampang kepala Buffalo
dan Baby 5. Mereka
dirantai.
Ya, hanya
kepalanya saja, dan di perahu kecil itu juga
terdapat Denden Mushi
Law.
"Tuan muda!!!"
: teriak
Buffalo.
"Sial, si Law itu
benar-benar mengkhianati
kita!!"
: ucap Baby 5.
"Kami
benar-benar minta maaf!!
Aku rela mengambil nyawaku sendiri asal anda
memaafkanku!! Meskipun
anda membutuhkanku,
aku tak bisa menyelesaikan
perintah anda!!"
"Hmm, bukankah ini
perahu hidup dari kapal
kita?"
"Kami benar-benar malu!
Tapi,
ka-kami ..."
"Sudahlah, jangan katakan apa-apa lagi."
: ucap Joker.
"Apa yang perlu kalian
lakukan, hanyalah
mematuhiku."
: Setelahnya, Denden Mushi
mirip Law itu tiba-tiba saja
berbunyi.
"Aku benar-
benar terkejut."
: ucap Law
lewat alat komunikasi itu.
"Law, kan?
Sudah lama ya, kau tak mudah untuk
ditemui."
: ucap Joker.
"Jo-Jokeeer!!! Selamatkan
aku!!"
: terdengar juga suara
Caesar dari alat komunikasi
itu.
"Dimana tubuh Baby5
dan Buffalo?"
: tanya Joker.
"Aku tidak tahu,
jangan menanyakan pertanyaan
yang tidak perlu."
: ucap
Law.
"Ayo kita bicarakan
masalah bisnis."
"!?"
: sesaat Joker kaget. Tapi
kemudian, ia tertawa,
"Fufufu, tenanglah, Law!
Anak kecil tak seharusnya
bersikap seperti orang
dewasa. Dimana kau sekarang? Jangan
membuatku marah."
: ucap
Joker.
"Membuatmu marah? Saat
ini kau adalah rekan
bisnisku yang berharga."
: ucap Law.
"Salah satu dari
Yonkou, Kaidou si binatang
buas, kaulah yang seharusnya tidak membuat
dia marah."
"!!?"
: Joker terkejut saat
mendengar hal tadi.
Ia tak
bisa berkata apa-apa saat
mendengar nama Kaidou.
"Apa yang akan terjadi
kalau sampai dia tahu kau
tak bisa membuat Smile
lagi?
Dia bukanlah orang
yang bisa kau ajak bicara
baik-baik, kan?
Pasti akan terjadi pertarungan yang
sia-sia.
Kau akan
dibinasahkannya."
: ucap
Law.
"Hei, berhenti bercanda!!"
: teriak Joker.
"Apa yang
harus aku lakukan untuk
mendapat Caesar kembali!?
Cepat dan jelaskan
persyaratan yang harus aku penuhi!!"
: Ucap Joker
"Keluarlah dari Sichibukai."
: ucap Law.
"!!!"
: Joker
terdiam, keringat dingin
mulai mengucur dari
wajahnya.
"Anak ini!!
Jangan datang ke Dressrosa lagi!!"
: ucap kesal Baby 5 dan
Buffalo.
"Buanglah status yang telah
kau bangun selama sepuluh
tahun ini, dan kembalilah
menjadi bajak laut biasa."
:
ucap Law lagi.
"Akan
tetapi, itu artinya admiral dari markas besar angkatan
laut akan datang dan
memburumu. Batas waktu
berpikirmu berakhir
sampai koran besok.
Kalau
korannya mengatakan kalau kau sudah keluar dari
Sichibukai, aku akan
menghubungimu kembali.
Kalau tak ada, negosiasi
kita selesai. Sampai
jumpa ..."
: Lawpun mengakhiri
komunikasinya.
"Hei Law,
tunggu!!!"
: teriak Joker.
Tapi, Law sudah benar-
benar menutup Denden
Mushinya.
"Haa ... haa ..."
"Tuan muda ..."
"!!!!!!!!!"
: Joker benar-benar
marah.
Bersambung ke One Piece Chapter 698
No comments:
Post a Comment
tinggalkan jejak sobat FERIKUN.com | ALL FOR US dengan berkomentar dibawah ini
semoga kalian senang berlama lama di situs saya ini....