situs FERIKUN.com atau ALL FOR US adalah situs berbagi ilmu, teknologi,software gratis dan pengetahuan baru
Test Footer
Random post
Monday, 4 February 2013
Op 696 : Ketertarikan Yang Sama
=============
Cover Story : Caribou yang di hadang Oleng 3 Orang Bajak laut
=============
[Di Tempat Kegaduhan]
"Dengarkan, bajak laut!
Kapalnya milik kalian!"
:
ucap orang-orang G-5, dan
mereka telah membuat
suatu batas untuk jaga
jarak.
"Ini adalah batas antara keadilan dan
kejahatan,
jangan
melewatinya!! Kalian
mengerti,
bajak laut Topi
Jerami!!?"
"Aku tak meminta kalian
menjadi seperti itu, aku
bilang agar kalian berbaur
dengan bajak laut."
: ucap
Smoker.
"Ta-tapi kita harus
melakukannya dengan tegas, Wakil Admiral Smo!
Juga, kami tidak memberi
batas terhadap tim medis."
: Pasca jatuhnya Caesar dan
dua anak buah Joker ke
laut,
pertarungan berakhir.
Mereka bertiga berhasil
ditangkap, dan Luffy dkk,
termasuk anggota G5 dan yang lainnya sedang
duduk-duduk istirahat.
"Aku sudah berhasil
mengontak markas G5, kita
akan menunggu kapal di
sini."
: ucap Smoker.
"Baik!"
:
ucap orang-orang G5.
Sementara itu, Luffy
tampak sedang bersama
dengan Brownbeard.
"Brownbeard, kau
tertangkap?
Kasihan sekali,
tapi sekarang kita telah menjadi teman."
: ucap
Luffy.
Brownbeard adalah
bajak laut, dan ia ditangkap
oleh G5.
"Hei Topi Jerami!! Sudah
kami bilang kan untuk
tidak melewati
batasnya!!?"
: bentak
anggota G5. Karena
bagaimanapun, Brownbeard yang diborgol
berada di wilayah G5.
"Siapa yang peduli? Kalian
memutuskannya sendiri,
kan?"
: ucap Luffy.
"Penjara jauh lebih baik
daripada dipermainkan oleh
Caesar."
: ucap Brownbeard.
"Lagipula, aku sudah tidak
memiliki anak buah lagi.
Kau melawan Caesar dengan baik, terimakasih."
: Ucap Brownbeard
"Pembunuh!!!!!!!!!!"
: tiba-tiba
terdengar teriakan
Chopper.
"Gyaaaaa!!!!"
: rusa
kutub itu begitu panik saat
keluar dari ruangan tempat
Law dan anak-anak raksasa itu berada.
: "Ada apa hei?
Kau ribut
sekali!!"
: ucap Franky.
Dengan bantuan orang-
orang G5, sekarang Franky
sedang menarik tiang kapal
yang roboh.
"Tentang kapalnya, harusnya kalian
mengatakannya dari awal!!
Merusaknya lebih mudah
daripada memperbaiki."
"Luffy!!!
Hentikan dia!!!!"
: teriak Chopper lagi.
"Pem ...
Pemm ... Pembunuh!!!!"
: Ucap Choper
"Apa? Dimana??"
: Ucap Luffy
"Law!!!!"
: teriak Chopper.
"Oh, maksudmu Torao?"
: tanya Luffy.
"Aaaaahhh!!!!"
: tak hanya
Chopper, Brook juga
berteriak.
"Ada apa
denganmu, hah!?"
: tanya
Sanji sambil membangun
suatu tungku.
"A-a-a-aku juga seorang pembunuh!!!"
: ucap Brook,
"Yah,
sebenarnya Kinemon
memang sudah mati dari
awal, tapi ... aku
menghancurkanya!!"
: Kinemon yang terkena gas
berubah menjadi batu, dan
Brook menjatuhkan
patung batu Kinemon itu
hingga pecah berserakan.
"Pertama mati, dan sekarang pecah!!?"
: Sanji
kaget.
"Dia pecah ke
kematian!!"
: begitu pula
dengan Luffy.
Mereka
benar-benar kaget.
"Hmm?"
: dari pecahan batu
itu, muncul Kinemon.
"Gyaaaaaaa!!!!!!!!!"
: Luffy
dkk dan Kinemon sama-
sama kaget.
"Kenapa kau
masih hidup hah, sialan!!"
: Sanji menendangnya.
"Aah, apa yang kau
lakukan, Sanji-san!?"
: Brook
tak tega.
"Apaan!? Kau
bilang dia sudah mati, tapi
dia masih hidup!!!"
"Waaah, hebat sekali!!
Kinemon-san!!"
: ucap orang-
orang G5.
"Huh, dia masih
hidup!?"
: Kinemon bangun, dan ia
kaget saat melihat seorang
anak kecil berdiri di
depannya.
"Mo-
Momonosuke!!?"
: Ya, anak
itu mampu berubah kembali ke wujud
manusianya.
"Momonosuke!!! Kau
selamat!!"
: Kinemon
langsung memeluknya.
"Ayah, hiks ..."
: Ucap Momo
"Hah? Momonosuke?"
: Luffy kaget, seingatnya
semula ia adalah naga.
"Ah,
sekarang aku ingat, kau
bilang kalau kau adalah
manusia kan, Momo?"
: ucap Luffy.
"Doron!!"
"Haha, kau kelihatan hebat
saat memakai kimono,
Momonosuke!"
: ucap
Kinemon.
"Tapi, ayah ...
bagaimana kau ...
menemukan ..."
: tiba-tiba Momonosuke meneteskan
liur dan pingsan.
Ya, seperti
yang kita ingat bersama,
sudah lama anak itu tidak
makan.
"Waaah,
Momonosuke!!?"
: Kembali ke kasus
Chopper ...
"Laaaaw!!!!
Keluar kau,
Law!!! Apa yang kau
lakukan di dalam, hah!?"
: teriak Chopper. Kemudian, Law pun keluar dari
ruangan itu.
"Apa yang
sudah kau lakukan pada
anak-anaknya, hah!?"
:
teriak Chopper lagi.
"Kalau
sampai sesuatu terjadi pada mereka ..."
"Aku bilang untuk tidak
masuk dan mengintip
pekerjaanku, kan?
Aku
sudah selesai."
: ucap Law.
"Aku sudah selesai
memotong tubuh mereka."
: lanjutnya.
"Gyaaaaa!!!"
: Chopper kembali berteriak,
dan buru-buru berlari ke
dalam.
"Mereka telah diberi
penawar, tapi butuh
waktu sampai mereka
benar-benar sembuh."
: ucap
Law.
Chopper sampai pada
ruangan tempat anak-anak
itu berada. Akan tetapi,
tidak seperti apa yang ia
bayangkan, semuanya
tampak baik-baik saja.
"Ah, si rakun!!"
: teriak salah
seorang anak.
"Rakun
kecil!!"
: sapa yang lain.
Mereka semua tampak
gembira.
"Apa kalian semua baik-
baik saja!?"
: tanya Chopper.
Kemudian salah seorang
dari mereka menjawab,
"Lelaki itu telah membuang
racun dari tubuh kami.
Aku sempat ketakutan, tapi
sekarang semuanya baik-
baik saja.
Aku hanya
lapar!!"
"Haha, tapi tadi itu lucu
sekali, tubuh kami,
semuanya terpotong-
potong ..."
"Be-begitu ya ..."
: ucap
Chopper.
Padahal ia takut
setengah mati.
"Tapil, Mocha masih belum
sadar juga!
Dia telah
bertarung demi kami,
kan?"
"Aku tidak tahu kalau
master adalah orang yang jahat."
"Aku ingat, saat Mocha
kesakitan dan berkorban
demi kami ..."
"Rakun kecil, apakah Mocha
akan baik-baik saja?"
"Dia akan kembali bersama
kita kan,
rakun kecil?"
"Aku rusa kutub."
: ucap
Chopper.
"Ya, tentu saja!!"
: jawab Chopper,
"Dan kita
akan segera pulang,
meninggalkan mimpi
buruk ini."
: Ucap Choper lagi,
"Oh iya, dimana kakak
berambut oranye itu?"
"Kami mau mengucapkan
terimakasih!!"
"Dia akan membawa kami
pulang, kan?"
: Mereka ingat, Namilah yang
pertama kali berinisiatif
untuk menyelamatkan
anak-anak itu.
Saat itu, dia
berkata,
"Kalau ada anak
menangis minta bantuanku, aku tak bisa
lari begitu saja."
"Hai ..."
: Tashigi menghampri
mereka.
"Mulai dari sini,
angkatan lautlah yang
akan mengantar kalian."
:
ucapnya.
"Eeh? Tidak!!"
:
ucap anak-anak. Namun, mau bagaimana lagi.
"Eh? Dimana si robot?"
"Si kakak karet??"
: Luffy dan yang lainnya
sedang menunggu Sanji
yang sedang memasak.
"Aromanya, apa yang
sedang dimasak Sanji, ya?
Aku tak sabar menunggu!"
: ucap Usopp.
"Hmm, Nami ..."
: Usopp melihat ke Nami
yang sedang berada di
pinggir kapal,
"Apa kau
yang meminta angkatan
laut mengurus anak-anak itu?"
"Ya."
: ucap Nami.
"Aku akan
menyerahkannya pada
mereka.
Pada akhirnya,
bagaimana bisa aku
menyelamatkan mereka?
Aku adalah bajak laut, akan jadi masalah bagi
anak-anak itu dan orangtua
mereka."
: jelasnya.
"Sepertinya mereka juga
akan menyalahkan kita
sebagai penculiknya seperti
biasa.
Yah, sebaiknya
memang menyerahkannya
pada pahlawan."
: ucap Usopp.
"Ya, dan juga ..."
: Nami
teringat akan kata-kata
Tashigi waktu itu,
"Kumohon, percayakan
anak-anaknya padaku!!"
: saat itu Tashigi memohon-mohon.
"Aku lemah terhadap mata
angkatan laut wanita."
:
ucap Nami.
"Angkatan laut wanita?
Ah, benar juga ibumu,
angkatan laut kan ..."
: ucap Usopp.
Meski bukan ibu kandung
sih ...
"Orang yang paling cocok
untuk menyelamatkan
mereka adalah angkatan
laut wanita yang kuat dan
ramah."
: ucap Nami.
"Tepat
sekali."
: ucap Usopp.
"Jangan setuju begitu!!"
: bentak
Nami.
"Kau yang
memulainya duluan!!"
: balas
Usopp.
Sementara itu, Sanji masih
memasak dengan wadah
raksasa di atas tungku
yang tadi dibuatnya.
"Tehnik Kenpou baru, 99
Resep Vital!! Sempurna untuk mengembalikan
tubuh yang dingin dan
lelah, soup sisa dengan
daging babi laut!!"
: Selanjutnya Sanji
menghidangkannya.
"Kalau
kalian sudah lama tidak
makan, sebaiknya mulailah
pelan-pelan dengan
soupnya ..."
: Ucap Sanji
"...."
: Air liur Momonosuke
sudah benar-benar menetes
saat melihat hidangan di
depannya.
"Wahooo!!!"
: teriak Luffy. Gulp ...
"Kau pasti lapar kan,
Momo?
Masakan Sanji
adalah yang terbaik, lho!"
: ucap Luffy.
"Ti-tidak! Aku benar-benar
tidak lapar!!"
: Momonosuke masih berusaha untuk
menjaga harga diri
samurainya.
"Benda ini ..."
:
Momonosuke hendak
membuangnya.
"Tunggu!!!!
Apa yang akan
kau lakukan dengan
makanan itu, hah!?"
: Sanji
mencegatnya.
"Aku tak
akan memaafkan siapapun
yang membuang-buang makanan, meskipun anak
kecil!!!"
: Marah Sanji
"Terimakasih!!"
: Kinemon
melahap makanan Sanji.
"Ah? Hei!!"
"Lezat sekali!!!!"
: ucap
Kinemon.
"Aku merasa
kekuatanku kembali!!
Momonosuke,
tidak apa!!"
: ucap Kinemon ke anaknya
itu.
"Ini adalah ...
makanan ini benar-benar luar biasa.
Mari kita terima pemberian
ini.
Aku juga sudah
diselamatkan oleh mereka
saat dalam perjalananku.
Kita bisa mempercayai orang-orang ini.
Selama ini
kau belum makan apapun
kan,
itu pasti sangat berat.
Tak apa, ayah yakin
semuanya baik-baik saja,
ayolah ...
Ayo kita hidup, Momonosuke!!"
: Ajak kinemon
"Hiks ..."
: Akhirnya mereka
berduapun makan dengan
lahap sambil meneteskan
air mata.
"Apa begitu enaknya
sampai-sampai mereka
menangis!?"
: Luffy jadi
semakin bernafsu.
"Bodoh, pasti ada alasan
lain,
Aku ingin tahu apa yang terjadi."
: ucap Sanji.
Setelahnya, semuanya
makan bersama, termasuk
para anak raksasa, dan juga
anggota G5.
"Hei-hei,
bagaimana dengan batas
keadilan dan kejahatannya?"
"Aah, gencatan senjata, mas
bro!"
: ucap mereka.
"Kalau begitu, ambil
beberapa sake dari
kapalnya."
: ucap Zoro.
"Tentu!!"
"Jus juga ya!"
: ucap anak-
anak.
"Hei Topi Jerami, kita harus
segera pergi."
: ucap Law.
"Kalau kita membuang
waktu makan di sini,
mereka akan mendapatkan
kita.
Beritahu juga teman- temanmu yang lain."
:
pintanya.
"Benarkah?
Baik,
aku mengerti."
: ucap Luffy.
Namun pada akhirnya, ia
malah ikut berpesta.
"..."
: Law tak mampu
berkata apa-apa.
"Wakil Admiral Smo-yan!
Setelah ini mari kita masuk
ke pulau lagi!!"
: ucap
anggota G5.
"Eh? Untuk
apa?"
"Kami sudah memaksa
Caesar agar memberitahu
caranya mengalahkan gas
itu,
kita masih bisa
menyelamatkan rekan-
rekan kita!"
: ucap mereka.
Sementara itu Caesar, ia
masih bingung.
"Kenapa
...
kenapa kau masih hidup
...
Smo ... ker!?"
: Ucap Caesar
Smoker sedang duduk dan
berbincang dengan Law.
Dan, kali ini percakapan
serius.
"Law, apa kau pikir
aku akan menjaga janjiku
dengan bajak laut sepertimu?
Kau memiliki
kesempatan yang begitu
banyak untuk
membunuhku.
Aku tahu
kau mempunyai suatu
rencana untuk memulai sesuatu dengan
menggunakan si Topi
Jerami itu."
: Ucap Law
"Hah, aku bertanya-tanya
sebenarnya siapa yang
digunakan ..."
: ucap Law,
dan kemudian ia teringat
akan saat itu, saat ia
mengajak Luffy untuk bekerja sama.
"Yonkou yang mana?"
: Ucap Luffy
"Lelaki yang disebut
sebagai Kaidou dari seratus
monster."
: jawab Law
"Hmm?
Nah, yang satu
adalah Shanks kan, jadi baiklah. AKu akan
mengalahkan mereka
semua."
: ucap Luffy sambil
menunjukkan tiga jarinya.
"!?"
Bersambung ke One Piece Chapter 697
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
tinggalkan jejak sobat FERIKUN.com | ALL FOR US dengan berkomentar dibawah ini
semoga kalian senang berlama lama di situs saya ini....